Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan

By Sigit 23 Sep 2026, 12:18:49 WIB Jawa Barat
Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Wakil Dena M Ramdhan, bersama Direktur PDAM


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Perumdam Tirta Bhakti Raharja Kabupaten Majalengka memasuki babak baru setelah Sri Rahayu Damayanti, S.Sos., resmi memimpin perusahaan daerah tersebut.

Pelantikan berlangsung di halaman kantor PDAM Majalengka, Rabu (23/9/2026).

Momentum ini sekaligus menjadi awal bagi Sri Rahayu untuk membenahi dan meningkatkan kinerja perusahaan yang memiliki tanggung jawab besar dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Baca Lainnya :

Dalam arahannya, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan bahwa air bukan sekadar komoditas, melainkan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, persoalan pelayanan air harus menjadi perhatian utama pimpinan dan seluruh jajaran PDAM.

Eman mengingatkan bahwa ketika distribusi air terganggu atau kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi, dampaknya bisa langsung dirasakan warga dan memicu keresahan.

Karena itu, Direktur PDAM yang baru diminta lebih peka terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk kekurangan jaringan saluran maupun persoalan sosial yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

Pesannya tegas, jangan sampai persoalan kecil dibiarkan berkembang menjadi masalah besar.

Selain pelayanan, Eman juga menyoroti kondisi internal perusahaan setelah proses seleksi dan pergantian kepemimpinan.

Ia meminta seluruh jajaran PDAM meninggalkan suasana persaingan setelah proses seleksi berakhir. Tidak boleh lagi ada kelompok yang merasa menang atau kalah.

Seluruh pegawai diminta kembali bersatu dan bekerja untuk kepentingan perusahaan serta masyarakat Majalengka.

Bagi Sri Rahayu, pesan tersebut menjadi tantangan awal dalam menjalankan kepemimpinannya.

Ia tidak hanya dituntut mampu memperbaiki pelayanan, tetapi juga membangun kekompakan di internal perusahaan agar seluruh jajaran memiliki arah kerja yang sama.

Eman juga meminta direktur baru menetapkan target yang jelas dan memastikan seluruh program perusahaan dijalankan berdasarkan perencanaan yang matang.

Tak kalah penting, sistem pelaporan juga harus diperbaiki. Setiap persoalan yang terjadi di lapangan harus disampaikan secara berkala kepada pimpinan daerah agar dapat segera dicarikan solusi.

Di sisi lain, Sri Rahayu menyampaikan komitmennya untuk membangun perusahaan yang sehat, maju dan mampu berkembang secara strategis.

Artinya, kepemimpinan baru tidak hanya menghadapi tuntutan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga harus mampu memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah Sri Rahayu setelah resmi memegang kendali PDAM Majalengka.

Pesan Bupati Eman sudah disampaikan dengan jelas: pelayanan air harus menjadi prioritas, persoalan internal harus diselesaikan dengan kekompakan, dan setiap masalah harus ditangani secara cepat serta transparan.

Babak baru PDAM Majalengka pun dimulai. Tantangannya bukan sekadar mempertahankan perusahaan tetap berjalan, tetapi membuktikan bahwa kepemimpinan baru mampu menghadirkan pelayanan air yang lebih baik bagi masyarakat. ** (Agit)




  • Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan

    🕔12:18:49, 23 Sep 2026
  • JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota

    🕔19:47:15, 22 Sep 2026
  • Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian

    🕔19:08:49, 22 Sep 2026
  • Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba

    🕔15:46:02, 22 Sep 2026
  • Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!

    🕔11:26:54, 22 Sep 2026