- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Panen Cabe 3 (Tiga) Ton, Dr. Nurdin : Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus menggaungkan Gerakan Tangerang Urban Farming dengan memanfaatkan pekarangan maupun lahan kosong yang ada.
Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, usai melaksanakan panen cabai dan bawang merah bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di lahan kosong seluas 5500 Meter² yang berlokasi di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Selasa, (10/12/2024).

Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
"Ini adalah bukti bahwa di tengah keterbatasan lahan yang ada, kita masih bisa terus memaksimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui urban farming. Yang mana hal tersebut juga merupakan salah satu upaya kita bersama dalam pengendalian inflasi daera,." tutur Pj wali kota, usai memanen cabai dan bawang bersama Kelompok Tani Sukamandi tersebut.
Terlebih, Dr. Nurdin, menambahkan, cabai dan bawang merupakan salah satu komoditi yang paling dicari di pasaran sehingga masyarakat akan lebih mudah terpenuhi kebutuhannya jika menanam sendiri di lahan dan pekarangan masing-masing.
"Tentunya akan lebih mudah jika bisa menuai apa yang kita tanam, memasak apa yang ada di pekarangan rumah. Inilah yang kita akan terus dorong agar masyarakat mulai menanam tanaman-tanaman yang menjadi kebutuhan sehari-hari agar tidak terjadi lonjakan harga di pasar yang turut menyebabkan inflasi," terang Dr. Nurdin.

Alumnus Universitas Indonesia tersebut, berharap, melalui gerakan Tangerang Urban Farming ini dapat terwujud kemandirian dan swasembada pangan di Kota Tangerang yang merupakan Kota Metropolitan tersebut.
"Alhamdulillah, di lahan yang luasnya sekitar 5500 Meter² ini panen cabainya mencapai 3,07 ton dan panen bawang merahnya mencapai 3,6 ton, sehingga potensi untuk menuju ke arah tersebut sangatlah terbuka, asalkan kita dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan-lahan kosong yang kita punya untuk ber-urban farming," pungkasnya. ** (Jhn)
















