- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas
- Sekjen ATR/BPN: Layanan Pertanahan Capai 8,4 Juta Berkas Setiap Tahunnya
- Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat
- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
Optimalkan DBHCHT DKPP Kabupaten Blitar Bareng Djarum Kudus Adakan Bimtek Pengembangan Tembakau Prasa 95 ke Petani Blitar Selatan

Keterangan Gambar : Kepala Bidang Sarana Perkebunan DKPP Kabupaten Blitar, Lukas Suprayitno.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar dengan adanya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sudah dua tahun berjalan di gandeng Djarum pabrik rokok di Kudus Jawa Tengah dalam hal kemitraan dengan petani tembakau kusus di daerah Blitar Selatan mengoptimalkan tanah kurang produktif untuk ditanami tembakau Prancak 95 atau lebih di kenal dengan sebutan tembakau Madura.
Kepala Bidang Sarana Perkebunan DKPP Kabupaten Blitar, Lukas Suprayitno, menjelaskan kemitraan dengan jarum kudus sudah dua tahun berjalan dengan luasan penanaman sebagai demplot total 25 ha yang masing - masing berada di Kecamatan wates, Wonotirto, Kademangan dan Kecamatan Panggungrejo.
"Ini setelah kami melakukan survey wilayah marginal dan ternyata semua ada itu berada di Blitar selatan yang cocok ditanami tembakau Madura yakni jenis tembakau prancak 95 dan cocok dengan kebutuhan perusahaan rokok Djarum," ungkapnya.
Baca Lainnya :
- M Rifa\'i Nahkodai Ketua DPC Kabupaten Blitar Periode 2026 - 2031
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Budidaya Melon Lahan Sempit Untuk Daerah Perkotaan
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
- Alokasi Dana Desa Sumber Untuk Ketahanan Pangan Kambing Sebesar 20 Persen
Para petani tembakau ini mendapatkan fasilitas berupa benih, alat rajang tembakau, pendampingan mulai dari pembibitan sampai paska panen. tembakau langsung diambil oleh perusahaan rokok Djarum kudus.
Dipilihnya lokasi di Blitar Selatan oleh Djarum ini, karena sebelumnya juga telah dilakukan riset peneltian tentang karakteristik lahan yang cocok di tanami tembakau Madura farietas Prancak 95, bahkan hasil riset menyatakan bahwa tanah di daerah Kecamatan yang dijadikan demplot kondisinya lebih bagus. Sehingga mutu tembakau jelas lebih baik.
"Program ini atas dasar permintaan dari Djarum yang diawali dengan riset, program ini jelas sebagai petani tembakau tersebut sudah dapat kepastian bahwa hasil tembakau akan diambil langsung oleh perusahaan, petani akan banyak mendapatkan keuntungan,"jelas Lukas.
Disampaikan pula oleh lukas, dengan sistim pengambilan langsung ke petani akan banyak memangkas pembiayaan yang ditanggung oleh petani, dan sudah bisa dipastikan pendapatan petani akan banyak keuntungan, selain itu tembakau jenis prancak 95 ini memang dipasok kusus untuk pabrik rokok Djarum Kudus Jawa Tengah.

"Selain itu petani tembakau di daerah tersebut juga telah bekerjasama petrokimia berupa pupuk dengan dibawah pasaran sudah dua periode berjalan, tentunya dengan harga lebih miring dari harga pasaran umum," bebernya.
Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau DBHCHT yang dikelola DKPP berkisar 5.6 m, untuk ketahui bahwa Dinas Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Blitar ada bidang perkebunan, prasarana, bidang SDM dan bidang tanaman pangan dan hortikultura.
"DKPP mendapatkan anggaran dari DBHCT 2025 ini keperuntukanya sangat jelas di masing masing bidang sesuai skema bidangnya, yakni untuk peningkatan petani tembakau dan pekerja tembakau di Kabupaten Blitar," Pungkasnya. ** (adv/za/mp)

















