- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
Miris, Anggaran SDA DKI Cuma 1M, Sementara Pj Gubernur Beli Kendaraan Dinas 2M Lebih.
Sementara Pj Gubernur Heru enak-enakan naik mobil dinas yang harganya milyaran\\\" ujar Agung.

Keterangan Gambar : Agung Nugroho, Aktivis Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta-Ditengah banjir yang tidak mampu ditangani Pj Gubernur Heru Budi, dimana 84 RT di DKI Jakarta terendam banjir lebih dari 10 Jam. Bukannya memikirkan terobosan apa yang akan dilakukan guna mengatasi banjir di DKI Jakarta, Pj Gubernur DKI Heru Budi malah berfoya-foya menikmati fasilitas pemerintah yang dihasilkan dari pajak warga DKI.
Belum lama, Pj Gubernur DKI membeli mobil listrik yang harganya milyaran. Kini, Pj Gubernur kembali membeli mobil dinas jenis Jeep yang harganya 2 milyar lebih. Ini jelas menunjukan kualitas Gubernur DKI yang ditunjuk oleh istana tidak mumpuni, karena lebih mementingkan gaya hedon dalam menikmati fasilitas pemerintah ketimbang kerja cerdas membenahi permasalahan di DKI.
Hal ini diungkap oleh Agung Nugroho, kepala divisi litbang Gerakan Aktivis Jakarta (GAJ). Menurut Agung, perilaku Heru lebih seperti kolektor mobil ketimbang gubernur DKI Jakarta.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
"Gubernur itu harus memberikan keteladan dan mengayomi warganya, bukan malah meminta fasilitas mewah dengan harga milyaran" tegas Agung.
Agung juga menuding, Pj Gubernur DKI Heru Budi orang yang tidak peka terhadap persoalan DKI. Banyak persoalan tidak mampu dijawab dan dicarikan solusinya oleh Heru.
"Penanganan banjir misalnya, tidak ada hal baru yang dikerjakan Heru, malah akan membangun sumur resapan yang dulu dianggap tidak bermanfaat untuk penanganan banjir" ujar Agung.
Menurut Agung, bagus saja jika program sumur resapan mau diteruskan, karena sumur resapan itu bukan program asal bunyi namun melewati kajian ilmiah sehingga manfaatnya sangat nyata dalam mengurangi dampak banjir di DKI.
hanya saja Agung menyayangkan jika kelanjutan pembuatan sumut resapan itu dibebankan pada warga DKI untuk membuatnya, seperti statemen kepala dinas SDA DKI yang meminta warga untuk membuat sendiri sumur resapan.
"Kepala dinas SDA mengeluhkan anggaran tahun ini yang hanya 1M, sehingga meminta warga membuat sendiri sumur resapan. Jelas ini akan memberatkan warga karena akan terbebani biaya pembuatannya. Sementara Pj Gubernur Heru enak-enakan naik mobil dinas yang harganya milyaran" ujar Agung.





1.jpg)






.jpg)




