- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Koramil 10/Sepatan Gelar Baksos, Komsos dan Santunan Anak Yatim.
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
- Paguyuban Jawa Tengah dan Persejasi DKI Jakarta Tampilkan Sepakbola Berjalan (Walking Football)
- Warga RW 11 VTE Antusias Ikuti Skrining Kesehatan
- Bupati Barito Utara Sampaikan Apresiasi kepada AKBP Singgih, Sambut Kapolres Baru
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Berita Sahih dan Kabar Bohong Makin Kabur, Masyarakat Harus Cermat
Menteri UMKM Dorong Kampus Perkuat Pendidikan Kewirausahaan Mahasiswa

Keterangan Gambar : Menteri Maman saat menyampaikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-60 Universitas Trisakti di Jakarta, Sabtu (29/11).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak para akademisi di perguruan tinggi untuk membangkitkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan rasio wirausaha nasional.
“Kementerian UMKM terus mendorong pertumbuhan rasio kewirausahaan. Ukuran negara berkembang atau negara maju selalu ditandai oleh jumlah entrepreneur yang signifikan,” ujar Menteri Maman saat menyampaikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-60 Universitas Trisakti di Jakarta, Sabtu (29/11).
Rasio kewirausahaan Indonesia saat ini masih berada di bawah 3,5 persen, jauh tertinggal dari negara-negara maju yang rata-rata memiliki rasio di atas 8 persen. Menurut Menteri Maman, salah satu kunci untuk mengejar ketertinggalan tersebut adalah dengan mendorong tumbuhnya wirausaha muda di lingkungan kampus.
Baca Lainnya :
- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
- Wamen UMKM Helvi Moraza Ungkap 3 Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
- Kementerian UMKM Dorong Pengusaha Perkuat Fundamental Sebelum Menembus Pasar Ekspor
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
Data SMERU menunjukkan 73 persen anak muda Indonesia memiliki minat kuat untuk menjadi wirausaha. Menteri Maman menekankan potensi tersebut harus ditangkap dan difasilitasi oleh ekosistem pendidikan tinggi agar mampu menjadi kekuatan ekonomi bangsa di masa mendatang.
Ia menegaskan perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pencetak pencari kerja, tetapi juga sebagai penghasil pencipta lapangan kerja. Kampus perlu memperkuat pendidikan kewirausahaan dan menanamkan pola pikir kreatif, analitis, serta kemampuan memecahkan masalah bukan sekadar kemampuan menghafal.
“Semangat inilah yang ingin kita dorong di kampus, supaya lahir tenaga muda dan ahli muda yang memiliki kemandirian serta membangun semangat entrepreneurship,” katanya.
Maman menambahkan kampus harus mampu melahirkan lulusan yang berintegritas, memiliki pola pikir progresif, dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan. Cara berpikir progresif akan membentuk pengusaha muda yang adaptif dan inovatif, sehingga berkontribusi nyata bagi percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Mari kita merekonstruksi dan merenungkan kembali semangat sebagai pendidik, sekaligus membangun kembali semangat adik-adik mahasiswa,” ujarnya.
Ia optimistis rekonstruksi ekosistem pendidikan akan mendorong lahirnya generasi pengusaha muda baru dari kampus, yang kelak menjadi agen perubahan dan memberi kontribusi besar terhadap masyarakat, UMKM, dan pembangunan nasional.
Untuk mendukung potensi besar generasi muda, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan strategis, antara lain penguatan kapasitas SDM, pendampingan usaha, dukungan legalitas, akses pembiayaan, kemitraan dengan usaha besar, peningkatan kualitas produk, hingga digitalisasi. Seluruh kebijakan tersebut dirancang untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan bagi pengusaha UMKM.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















