- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
Menteri ESDM Minta Pertamina Gandeng Swasta Kelola Sumur Migas yang Tak Aktif

Keterangan Gambar : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif
MEGAPOLITANPOS.COM, Badung Bali- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengaku telah meminta PT Pertamina (Persero) untuk melepas atau menggandeng swasta dalam optimalisasi pengelolaan sumur-sumur kelolaan yang tak aktif. Hal itu agar produksi minyak dapat kembali ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan nasional.
“Kita sudah minta supaya itu dikerjasamakan atau dilepas, kita sudah kasih aturan untuk itu, sudah ada di kementerian dan sudah jadi Kepmen (Keputusan Menteri) ESDM,” kata Arifin pada wartawan diacara lnternational Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (ICIUOG) 2023, Jumat (21/9/2023).
Arifin menjelaskan, pemerintah telah memperbolehkan agar sumur-sumur Pertamina bisa dilepas kepada swasta maupun dikerjasamakan. Ia pun meminta agar itu dapat segera direalisasikan bila memang sumur yang menganggur masih berpotensi menghasilkan cadangan.
Baca Lainnya :
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Bahlil Ungkap Potensi Besar Energi Indonesia, PLTA Papua hingga Kalimantan Jadi Andalan
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Polda Kaltim, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Strategis.
- Cegah Stunting Dan Pemenuhan Gizi : Dinas Perikanan Bagikan 150 Paket Olahan Ikan Untuk Ibu Hamil Dan Balita Serta Lansia Di Kecamatan Curug.
- Bali Harmony Encounter Week 2026 Soroti AI, Martabat Manusia dan Masa Depan Berkelanjutan
Ia tak dapat memerinci sumur-sumur yang dapat dilepas karena jumlahnya mencapai ribuan. Namun, kebanyakan sumur yang tak aktif berada di pulau-pulau kecil. Jika tak mampu mengelola secara optimal, Pertamina langsung melepas hak partisipasi pada sumur migas tersebut.
Menurutnya, proses pelepasan maupun kerja sama pengeboran sumur oleh Pertamina sebetulnya sudah berjalan dan menghasilkan tambahan minyak 3.000 hingga 4.000 barel per hari. Meski tak besar, setidaknya sumur-sumur yang sudah dalam pengelolaan dapat dioptimalkan kembali.
Sebelumnya, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina (Persero) untuk dapat melepas sebagian sumur migas yang tak mampu dikelola secara maksimal. Bahlil mengatakan, Pertamina mengelola sebagian besar sumur migas yang ada di Indonesia. Bila ada sebagian yang tak mampu diurusi dengan baik, ia mendorong perseroan untuk mengalihkannya ke perusahaan swasta nasional.
Sumur lama ini 70 persen dikelola Pertamina. Negara tidak mau pusing Pertamina atau swasta yang kelola, yang penting target produksi naik biar tidak impor," ujar Bahlil.
Bahlil menegaskan, pemerintah memberikan prioritas pengelolaan sumur migas kepada Pertamina. Ia menilai kinerja Pertamina sudah cukup baik, namun dia tak ingin terjadi kelebihan kapasitas hingga di luar kemampuan Pertamina. (AS)

.jpg)







.jpg)






