- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
Menteri ESDM Minta Pertamina Gandeng Swasta Kelola Sumur Migas yang Tak Aktif

Keterangan Gambar : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif
MEGAPOLITANPOS.COM, Badung Bali- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengaku telah meminta PT Pertamina (Persero) untuk melepas atau menggandeng swasta dalam optimalisasi pengelolaan sumur-sumur kelolaan yang tak aktif. Hal itu agar produksi minyak dapat kembali ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan nasional.
“Kita sudah minta supaya itu dikerjasamakan atau dilepas, kita sudah kasih aturan untuk itu, sudah ada di kementerian dan sudah jadi Kepmen (Keputusan Menteri) ESDM,” kata Arifin pada wartawan diacara lnternational Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (ICIUOG) 2023, Jumat (21/9/2023).
Arifin menjelaskan, pemerintah telah memperbolehkan agar sumur-sumur Pertamina bisa dilepas kepada swasta maupun dikerjasamakan. Ia pun meminta agar itu dapat segera direalisasikan bila memang sumur yang menganggur masih berpotensi menghasilkan cadangan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
Ia tak dapat memerinci sumur-sumur yang dapat dilepas karena jumlahnya mencapai ribuan. Namun, kebanyakan sumur yang tak aktif berada di pulau-pulau kecil. Jika tak mampu mengelola secara optimal, Pertamina langsung melepas hak partisipasi pada sumur migas tersebut.
Menurutnya, proses pelepasan maupun kerja sama pengeboran sumur oleh Pertamina sebetulnya sudah berjalan dan menghasilkan tambahan minyak 3.000 hingga 4.000 barel per hari. Meski tak besar, setidaknya sumur-sumur yang sudah dalam pengelolaan dapat dioptimalkan kembali.
Sebelumnya, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina (Persero) untuk dapat melepas sebagian sumur migas yang tak mampu dikelola secara maksimal. Bahlil mengatakan, Pertamina mengelola sebagian besar sumur migas yang ada di Indonesia. Bila ada sebagian yang tak mampu diurusi dengan baik, ia mendorong perseroan untuk mengalihkannya ke perusahaan swasta nasional.
Sumur lama ini 70 persen dikelola Pertamina. Negara tidak mau pusing Pertamina atau swasta yang kelola, yang penting target produksi naik biar tidak impor," ujar Bahlil.
Bahlil menegaskan, pemerintah memberikan prioritas pengelolaan sumur migas kepada Pertamina. Ia menilai kinerja Pertamina sudah cukup baik, namun dia tak ingin terjadi kelebihan kapasitas hingga di luar kemampuan Pertamina. (AS)

















