- Pakar Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
Menkop Dukung Jawa Timur Jadi Prioritas Utama Dalam Pengembangan Kopdes/kel Merah Putih

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi
MEGAPOLITANPOS.COM, Kab.Bojonegoro - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mendukung Provinsi Jawa Timur yang turut aktif dan menjadi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih sebagai prioritas utama, salah satunya di Kabupaten Bojonegoro, Jatim.
“Saya optimis, bahwa Jawa Timur akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan koperasi berbasis desa dan kelurahan,” kata Menkop Budi Arie Setiadi dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Ke-78 dan Roadshow SERGAPP Jawa Timur, Kamis (17/7/2025).
Menkop menegaskan, Kopdes/kel Merah Putih yang menjadi tanggung jawab bersama ini juga diharapkan dapat mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Justice is not service. Keadilan itu bukan hadiah. Keadilan itu adalah perjuangan untuk kita mewujudkan pengelolaan ekonominya yang berkeadilan, sehingga rakyat bisa mendapat manfaat terbaik bagi kehidupan ekonominya,” ucap Budi.
Baca Lainnya :
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- LPDB Koperasi Siapkan SOP Baru untuk Perkuat Pengelolaan Dana Bergulir
- Kemenkop Kembali Tegaskan Isu Anggaran Rp103 Miliar Untuk Podcast Tidak Tepat

Koperasi dianggap sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat, yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.
“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan lebih dari 80.000 Kopdes/kel Merah Putih beroperasi di seluruh Indonesia tahun ini, dengan Jawa Timur menjadi provinsi terdepan,” ujarnya.
Dia juga mengumumkan rencana peluncuran Kopdes/kel Merah Putih secara nasional yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo pada 20 Juli mendatang, sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi rakyat dan penguatan koperasi di Indonesia.
“Dengan semangat gotong royong dan dedikasi dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan koperasi dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, Pemprov Jatim menerima dukungan paling banyak dan paling cepat dalam pengembangan Kopdes/kel Merah Putih . “Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran. Mulai dari Kepala Desa, Lurah, hingga para pelaku dunia usaha dan industri yang turut mendukung gerakan ini,” tuturnya.
Dia juga menekankan pentingnya disiplin dalam menjalankan kegiatan koperasi, sebagai bentuk komitmen menjalankan mandat dari Presiden Prabowo untuk menjadikan koperasi sebagai pilar kemajuan, keadilan, dan kesejahteraan bangsa.
“Seperti koperasi yang ada di Bojonegoro justru telah memiliki korporasi, bahkan holding koperasi yang telah mengonsolidasikan berbagai koperasi lain,” jelasnya.
Khofifah berharap, model ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi yang kuat antara koperasi dan dunia usaha, industri, serta lembaga perbankan untuk meningkatkan kontribusi koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).










.jpg)





