- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
- Ratusan Pil Obat Keras Digulung! Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Ilegal di Kampung
- Kado Hardiknas dari Sekolah Ambruk, Bupati Eman Suherman : Momentum Bangkit dan Benahi Pendidikan
- Hardiknas 2026 : H Iing Misbahuddin Serukan Revolusi Pendidikan Berbasis Karakter!
- Sosok Mohammad Novianto, Pebisnis Landscape Muda yang Digadang Jadi Pemimpin Masa Depan Lamongan
Menghabiskan Libur Akhir Pekan dengan Mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional

Keterangan Gambar : Museum Kebangkitan Nasional yang berlokasi di Jalan Abdul Rachman Saleh No.26, Senen, Kecamatan Senen, Kota Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Destinasi yang tepat untuk menghabiskan waktu libur di akhir pekan ialah dengan mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional.
Selain melihat berbagai macam koleksi benda bersejarah yang ada di beberapa ruangan, Anda juga bisa mengabadikan momen yang terlihat dengan mengambil foto.

Baca Lainnya :
- Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- WFH Hemat BBM Disorot DPR : Ada Dugaan Manipulasi Kendaraan Dinas
- KH Maman Imanulhaq : Jangan Mainkan Tiket Haji, Ini Soal Keadilan Umat!
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
Anda bisa langsung mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional yang berlokasi di Jalan Abdul Rachman Saleh No.26, Senen, Kecamatan Senen, Kota Jakarta Pusat.
Keberadaan Museum Kebangkitan Nasional ini menempati komplek bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1899.

Sebelum menjadi Museum Kebangkitan Nasional, mulanya bangunan tersebut adalah sekolah kedokteran STOVIA.
Hingga pada akhirnya, di tanggal 20 Mei tahun 1974, bangunan tersebut diresmikan menjadi Gedung Kebangkitan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto.

Saat Anda memasuki kawasan museum ini, Anda pertama kali akan disuguhkan dengan pemandangan halaman hijau yang begitu luas dan asri.
Di museum ini terdapat berbagai macam ruangan, di antaranya seperti ruang STOVIA, ruang asrama STOVIA, ruang pengobatan tradisional, ruang memorial Boedi Oetomo, ruang Indonesia Kaya, ruang perpustakaan, dan masih banyak lagi.
Museum Kebangkitan Nasional menyimpan berbagai macam koleksi benda-benda bersejarah, mulai dari foto dokumenter, lukisan, mebel, perlengkapan kesehatan, peta, pakaian, senjata, patung hingga miniatur.

Anda dapat mengunjungi museum ini yang buka dari hari Selasa sampai Minggu, mulai beroperasi dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Untuk hari Senin dan hari libur nasional, museum ini tidak menerima pengunjung alias tutup.
Tarif tiket masuk Museum Kebangkitan Nasional dibanderol dengan harga yang sangat murah, yakni dengan harga tiket Rp2 ribu untuk dewasa, sementara untuk anak-anak dikenakan tarif tiket Rp1 ribu per anak. ** (SMKN 42 Jakarta)

















