- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Dukung Kreativitas Sinema Tanah Air, FFWI 2024 Siap Digelar

MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA-- Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2024 siap digelar. FFWI ke-14 ini resmi diluncurkan Kamis (7/3/2024) di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. FFWI adalah wujud apresiasi terhadap karya dan kreativitas sinema Indonesia.
FFWI mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Ditjen Kebudayaan. Tidak hanya memberikan dukungan untuk kegiatan, tetapi juga secara langsung terlibat dalam pendanaan festival ini.
Kerja sama yang erat antara FFWI dan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media menciptakan platform yang ideal untuk merayakan keberagaman dan kekayaan sinema Indonesia.
Baca Lainnya :
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
- PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
Keberadaan FFWI semakin jelas diferensiasinya dibandingkan sejumlah festival film yang ada di Indonesia dengan penilaian berdasarkan genre film.
Selain itu, mekanisme penilaiannya berjalan sepanjang tahun dengan menilai film yang sudah ditayangkan di jaringan bioskop atau layanan TV berlangganan lainnya dalam tenggat waktu tertentu.
Wina Armada Sukardi, Presiden FFWI, mengatakan, tahun ini FFWI kemungkinan hanya terdiri dari tiga genre, yaitu genre horor, komedi dan drama. Sedangkan genre action atau aksi, karena jumlah filmnya belum atau tidak memenuhi syarat jumlah minimal, akan ditiadakan.
"Kami akan menunggu hingga bulan Oktober-November 2024, berapa banyak genre aksi film nasional yang diproduksi. Kalau di bawah jumlah minimum, lima atau enam judul dalam setahun, dengan terpaksa akan kami tiadakan dulu," kata Wina Armada Sukardi saat peluncuran FFWI ke-14 yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek RI, Ahmad Mahendra memberikan dukungan penuh untuk FFWI 2024. Dia berharap FFWI bisa menjadi tolak ukur kualitas film oleh sineas Indonesia.
"Melalui festival ini, kita tidak hanya merayakan prestasi, tetapi juga menggali potensi-potensi baru yang akan membawa industri perfilman kita ke tingkat yang lebih tinggi. Semoga festival ini dapat menjadi wadah inspirasi, kolaborasi, dan sinergi antara para insan perfilman, wartawan, dan termasuk masyarakat luas, sehingga kita dapat bersama-sama mengangkat citra Indonesia di panggung perfilman, bukan hanya nasional, tetapi juga internasional," ungkap Mahendra dalam sambutannya sebagaimana disampaikan Nujultristanto.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh panitia dan juri FFWI tetap terdiri dari wartawan kebudayaan dan seni yang berpengalaman, memberikan aspek keberimbangan dan keberlanjutan dalam penilaian karya-karya film.
Hal ini memastikan bahwa setiap aspek dari sinema Indonesia dapat dinilai dengan kebijaksanaan dan ketajaman analisis dari para profesional di bidangnya.
Puncak acara FFWI 2024 akan berlangsung pada bulan November 2024, menandai penutupan perhelatan dengan pemberian anugerah bergengsi, yakni Piala Gunungan. Uniknya, dibandingkan dengan helatan festival atau event anugerah film lain, FFWI membedakan kompetisinya ke dalam tiga genre yang berbeda, yakni drama, komedi, dan horor.
Keputusan ini diambil untuk memberikan penghargaan yang adil dan setara terhadap karya-karya yang berasal dari genre yang berbeda, mencerminkan keragaman dan dinamika dalam industri film Indonesia.
Festival Film Wartawan Indonesia 2024 mengundang seluruh insan film, wartawan, praktisi seni, dan masyarakat umum untuk turut serta dalam merayakan kebesaran karya film Indonesia. Bersama-sama, mari kita membangun sinema Indonesia yang semakin berwarna dan menginspirasi.
Selain dihadiri jajaran panitia pelaksana, serta juri dan elemen pendukung lainnya, acara peluncuran FFWI ke-14 tahun 2024 ini juga disaksikan sejumlah pengurus harian dari PWI Jaya.
"Kegiatan FFWI ini sangat baik, sekaligus membuktikan jika teman-teman bisa bekerja secara profesional," ujar Plt Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).








.jpg)






