- Punya Riwayat GERD atau Maag? Ini Checklist Sebelum Minum Apa Pun
- Musrenbang Teweh Baru Digelar, Hj Nety Herawati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Musrenbang Teweh Baru, DPRD Siap Kawal Prioritas Pembangunan 2027
- Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dalam Musrenbang Gunung Timang
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
- H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
- Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar
- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
Mengenal Lebih Dalam Usaha Rumah Makan Terkenal Waroeng Steak and Shake

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Waroeng Steak and Shake didirikan oleh pasangan suami istri, Jody Brotosuseno dan Siti Hariyani. Didirikan pada tahun 2000, kini Waroeng Steak and Shake sudah memiliki 100 cabang lebih yang tersebar di beberapa Kota di Indonesia.
Pada awalnya, setelah lulus SMA, Jody tidak diterima masuk perguruan tinggi (PTN), begitu pula kekasihnya yang kini menjadi istrinya.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
Karena menganggur, Jody dan istrinya mencoba berjualan susu segar bersama 1 orang karyawan nya. Namun, saat membuka cabang kedua, usahanya gagal.
Pada saat itulah, Jody dan istrinya mulai berjualan steak dengan modal pas-pasan dan merekrut hanya 2 orang karyawan saja.
Awalnya, mereka buka mulai dari pukul 12.00 siang sampai pukul 21.00 malam. Harga steak yang dijual juga murah yaitu mulai dari harga Rp 3.500 hingga Rp 5.000.
Jody mengatakan, pada enam bulan awal perjuangannya itu sangat luar biasa. Omzet yang didapat yaitu sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu, bahkan pernah sama sekali tidak ada pembeli. Dan pada bulan ketujuh, usahanya mulai berkembang setelah diliput oleh media lokal Yogyakarta.
Ramai pengunjung yang berdatangan untuk membeli steak ini dan omzet nya pun terus menerus bertambah. Hingga akhirnya, Jody membuka beberapa cabang sampai di akhir bulan Desember 2000, dengan memiliki 4 cabang. Lalu sampailah pada tahun 2023, Waroeng Steak and Shake sudah memiliki banyak cabang yang tersebar di beberapa Kota di Indonesia.
Menu yang disediakan oleh Waroeng Steak and Shake ini beragam macamnya, mulai dari steak ayam, steak daging, steak ikan sampai steak cumi.
Adapula ragam menu best seller yang sering dibeli oleh pengunjung. "Untuk menu best seller Waroeng Steak and Shake itu kita ada menu untuk yang di tepung, namanya Steak Waroeng yaitu ada daging dan ayam yang di tepung jadi satu. Ada juga untuk ikan yaitu ada ikan dory yang di tepung dan di grill juga. Selain itu juga ada cumi yang kita calamari, jadi di tepung", jelas Misbahul Munir wakil manajer di salah satu cabang Waroeng Steak and Shake.
Pengunjung dapat memilih hidangan pendamping dari steak ini ada sayur-sayuran dengan kentang goreng atau dengan spaghetti. Pengunjung tidak usah khawatir, Waroeng Steak and Shake juga menawarkan menu steak yang didampingi dengan nasi hangat.
Selain itu, pengunjung juga dapat memilih saus yang diinginkan, yaitu ada brown sauce dan cheese sauce.
Waroeng Steak and Shake juga menjual berbagai macam snacks, diantaranya ada kentang goreng, spaghetti, dan masih banyak lagi.
Minuman yang ditawarkan juga beragam jenis nya mulai dari minuman coklat, kopi, milkshake, orange, dan masih banyak lagi.
Pengunjung dapat menikmati lembut nya daging dan segar nya minuman di Waroeng Steak and Shake ini dengan harga mulai dari Rp. 15 ribu - Rp. 100 ribu.
Waroeng Steak and Shake buka setiap hari mulai dari pukul 11.00 siang sampai pukul 21.00 malam, kecuali di hari Jum'at yang baru buka di jam 13.00 siang sampai 21.00 malam.
"Biasanya ramai pengunjung yang datang ke Waroeng Steak and Shake ini pada saat jam makan siang dan makan malam, terus juga ada di hari Weekend sama hari libur Nasional", kata Misbahul Munir. Pengunjung yang datang tergolong bervariasi mulai dari remaja hingga orang tua. ** (SMK 42 Jakarta)












.jpg)




