- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
Mendag Zulkifli Hasan Sebut, Besi dan Baja Komponen Utama dalam Ketahanan Ekonomi Nasional

MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, industri besi dan baja memiliki peran sentral dalam upaya mendukung ketahanan ekonomi nasional. Hal tersebut terutama karena besi baja memiliki peran penting dalam upaya peningkatan ekspor dan kebijakan pengendalian impor.
“Industri besi dan baja memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional, khususnya melalui peningkatan ekspor dan pengendalian impor,” kata Mendag Zulkifli Hasan, saat menyampaikan pidato kunci dalam The Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) Business Forum 2023 hari ini, Kamis, (9/11) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.
Menurut Mendag Zulkifli Hasan, Indonesia saat ini gencar membangun infrastruktur dan mengembangkan industri manufaktur yang salah satunya otomotif. Pembangunan-pembangunan tersebut membutuhkan komponen utama seperti besi dan baja yang sekaligus merupakan komponen utama dalam mendukung Program Strategis Nasional. “Kita terus membangun. Tentu ini perlu besi dan baja,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.
Baca Lainnya :
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Kembali Gelar Uji Emisi, Maryono: Jaga Kualitas Udara dan Budayakan Kendaraan Terawat.
Oleh karena itu, untuk mendukung industri besi dan baja nasional, pemerintah menjalankan sejumlah upaya. Mendag Zulkifli Hasan pun memastikan besi dan baja sebagai salah satu objek utama kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ekspor produk bernilai tambah dan mengendalikan impor produk nonstandar maupun ilegal.
“Pertama, pemerintah mendorong ekspor bernilai tambah melalui hilirisasi. Ekspor agar lebih mudah dan dipercepat. Kedua, pemerintah mengendalikan impor melalui pengawasan border termasuk bagi impor besi dan baja. Ketiga, menertibkan industri dalam negeri maupun impor dari segi pemenuhan standarnya,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Terkait poin ketiga, Mendag Zulkifli Hasan menegaskan, Kemendag aktif mengawasi para pelaku usaha di bidang impor besi dan baja untuk memastikan barang yang beredar sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk melindungi industri besi dan bajanasional. “Makanya, mesti kita atur dan tata,” ujar mendag Zulkifli hasan.(Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)
.jpg)
.jpg)





.jpg)






