- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Lewat Sentuh Tanahku: Tidak Perlu Makan Waktu Lama
Tidak Perlu Makan Waktu Lama

Keterangan Gambar : Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Lewat Sentuh Tanahku
Megapolitanpos.com - Kabupaten Karawang - Inovasi layanan yang diberikan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai pemohon di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Ana Dahliana (57) mengatakan bahwa dengan aplikasi Sentuh Tanahku ia dapat mengakses berbagai layanan pertanahan secara lebih mudah dan transparan.
“Sudah tahu kapan jam-jamnya datang, jadi tidak perlu makan waktu lama untuk antre. Terus nanti kan di Sentuh Tanahku, kita bisa lihat berkas kita sudah sampai mana. Kita tinggal lihat di Sentuh Tanahku, terus cek nomor pendaftarannya, cek nomor berkas ya. Lihat kode _captcha_, udah kelihatan,” kata Ana Dahliana, saat sedang mengurus berkas pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang.
Saat Ana Dahliana mengurus peralihan sertipikat tanahnya dari analog menjadi Sertipikat Elektronik, ia menggunakan Sentuh Tanahku untuk mendapatkan antrean secara _online_. Lewat fitur Antrian Online, ia langsung mengetahui kapan harus datang ke Kantor Pertanahan. “Menurut saya mudah aplikasi ini, alhamdulillah. Lebih mudah dibandingkan manual,” katanya.
Baca Lainnya :
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
Transformasi digital melalui Sentuh Tanahku diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan pertanahan kepada masyarakat. Ana Dahliana mengajak masyarakat, khususnya yang berusia lanjut, untuk tidak ragu memanfaatkan layanan digital yang disediakan pemerintah. “Sekarang zamannya sudah beda, sudah digitalisasi. Jadi orang tua juga jangan terlalu gaptek-gapteklah, walaupun sudah tua,” tutur Ana Dahliana.
Tidak hanya kemudahan akses, ia juga merasa pelayanan pertanahan saat ini jauh lebih baik. Ia melihat langsung adanya peningkatan, terutama pada tampilan peta dalam Sentuh Tanahku serta proses layanan yang semakin cepat. “Penataan peta menurut saya lebih terperinci. Terus prosesnya juga lebih cepat. Rasanya saya kemarin baru _input_, sekarang sudah masukin berkas dan pendaftaran ya, kurang lebih satu bulan,” pungkas Ana Dahliana.
Selain fitur Antrian Online, pada aplikasi Sentuh Tanahku terdapat fitur lain yang dapat masyarakat manfaatkan. Beberapa di antaranya seperti fitur Cari Berkas untuk memantau tahapan proses layanan, mulai dari pendaftaran hingga selesai secara _real time_; fitur Cari Bidang agar masyarakat bisa mengecek langsung letak bidang di peta digital dan mengetahui status kepemilikan suatu tanah. Selain itu, tersedia pula fitur Informasi Layanan Pertanahan serta fitur Layanan Mitra Kerja.

















