- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Manfaat Momentum Keketuaan ASEAN 2023, BNI Paling Prospektif Mencari Peluang Bisnis

Megapolitanpos.com, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) berpeluang tumbuh semakin positif seiring dengan peningkatan aktivitas bisnis di dalam Keketuaan ASEAN 2023.
Sebagai bank yang memiliki jaringan global, BNI dinilai dapat menghubungkan perdagangan sekaligus investasi Indonesia dengan negara-negara di Asia Tenggara.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan, saat ini ASEAN telah menjadi HUB perekonomian di dunia internasional.
Baca Lainnya :
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Utama Tindak Lanjut Program Perlindungan Sosial
- Program SAE Ramadhan Fest 2026 Kiat Anggia Emarini Majukan Pelaku UMKM Blitar
Segala aktivitas perdagangan dan investasi di sana tidak hanya melibatkan negara-negara dalam lingkup ASEAN, juga negara-negara secara global.
Aktivitas perdagangan dan investasi di ASEAN menggerakan seluruh sektor termasuk sektor perbankan sebagai tulang punggung.
Dia berpendapat, pemerintah sendiri saat ini telah membagi perbankan milik negara dengan fokus yang berbeda. BNI yang terfokus pada bisnis global, menurutnya, akan mendapat manfaat besar seiring dengan posisi Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023.
“Kerja sama ini akan melambungkan BNI, juga semua segmen. Bank yang berfokus pada korporasi juga terangkat dalam konteks internasional dan seterusnya,” kata Fithra.
Fithra menambahkan BNI dengan jaringan globalnya juga memiliki peluang untuk memperluas pasar mereka dengan menjangkau investor-investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, di dalam Keketuaan ASEAN 2023.
"BNI akan memiliki peran semakin penting dalam mendukung Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023," imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengapresiasi BNI yang proaktif membangun kerja sama di bidang keuangan. BNI dapat mencari peluang bisnis di dalam Keketuaan ASEAN 2023 agar bisa terus bertumbuh secara luas.
Sejauh ini BNI telah melakukan kesepakatan bilateral dengan Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand dalam hal kerja sama Digital Payment (QR Code).
BNI tercatat telah melakukan implementasi Local Currency Transaction (LCT) yang ditujukan untuk mengurangi ketergantungan negara Indonesia dan Negara Mitra terhadap mata uang tertentu yaitu sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan kawasan.
“Tugas BNI mencari peluang, terutama selama Keketuaan ASEAN 2023, _please do your best,_ ada yang harus difasilitasi pemerintah, dengan senang hati kami akan membantu. Kemenlu sudah kerja sama dengan BUMN yaitu BUMN Go Global, berarti kita bantu agar BUMN keluar lebih banyak. Insyaallah BNI akan lebih maju ke depan,” ujar dia.(ASl/Red/MP).

















