Breaking News
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
Limbah Pabrik Batik Dikeluhkan Warga Pasir Bolang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang – Warga desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang mengeluhkan pembuangan limbah pembuatan batik dari kawasan Baja Mas. Beberapa masyarakat menolak keberadaan pembuangan limbah batik tersebut, karena menurut masyarakat limbah tersebut diduga mengandung zat kimia. Jamal (35) warga pasir Bolang Senin (07/02/2022) kepada wartawan mengatakan, bahwa masyakarat mengeluhkan adanya pembuangan limbah batik di wilayahnya airnya sangat keruh berwana merah yang diduga mengandung Kimia. “Kami selaku warga sekitar, menolak adanya pembuangan limbah dari Pabrik tersebut, pabrik batik tersebut sudah berdiri sekitar 5 tahun, terkait untuk ijin bangunan pabrik tersebut kami tidak tahu, dan Ipalnya pun kami tidak tahu ada apa ga, silahkan tanya langsung saja instansi terkait," katanya. Sementara, salah satu pegawai di salah satu pabrik batik tersebut mengatakan, tidak mengetahui ijin pembuangan limbah batik tersebut, PT nya pun ia tidak mengetahuinya "Saya tidak tahu tentang ijin Ipal limbahnya pak, jangankan Ipal nama PT atau CV pun saya tidak tahu pak. Saya hanya pekerja harian yang di gaji hanya lima puluh ribu rupiah perhari untuk yang baru dan delapan puluh ribu rupiah untuk yang lama, karyawan disini berjumlah sekitar 100 orang" ucapnya.(Tim/MP/Red.)

















