- Biro SDM Polda Metro Jaya Jalin Kerjasama dengan Empat Perguruan Tinggi
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
- Paripurna III DPRD Barito Utara, Bupati Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Lima Raperda
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
KPBI Akan Menjaga Kondusifitas Dalam Rangka Mengelar Aksi May Day 2025

Keterangan Gambar : Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia akan menggelar Aksi Peringatan Hari Buruh Sedunia
MEGAPOLITANPOS COM: May Day 2025, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia akan menggelar Aksi Peringatan Hari Buruh Sedunia pada tanggal 1 Mei 2025. Pada peringatan May Day tahun ini KPBI akan mengusung Issue dan Tema yang lebih politis-ideologis dalam rangka merespon situasi ekonomi dan geopolitik internasional saat ini, tentunya tetap menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban selama peringatan berlangsung.
Tema yang diusung kali ini mengangkat issue KAPITALISME-NEOLIBERALISME adalah musuh kelas pekerja. Menurut Sekjend KPBI Damar Panca Mulya, sistem kapitalisme-neoliberalisme adalah sumber dari persoalan ekonomi politik nasional yang harus di kritisi. "Pasalnya sistem ini menciptakan ketidakadilan dan menghilangkan peran negara untuk melindungi hak dasar warga negara." Ujarnya (27/04/2025)
"Pemerintahan Prabowo cepat mengambil langkah-langkah strategis untuk keluar dari skema ekonomi Neoliberal yang bertentangan dengan ekonomi Pancasila" tambah Sekjend KPBI
Baca Lainnya :
- Rayakan Mayday Secara Damai dan Kondusif, ASPEK Indonesia Desak Presiden & Ketua DPR Kubur Omni bus law Cipta Kerja
- KPBI Akan Menjaga Kondusifitas Dalam Rangka Mengelar Aksi May Day 2025
"Mengingat ancaman resesi ekonomi global berdampak pada badai PHK yang akan menyengsarakan kaum buruh di indonesia" pungkasnya
Dalam keterangannya KPBI berencana akan menurunkan massa anggotanya sekitar 3.000 orang yang di mobilisasi dari Bekasi, Karawang, DKI Jakarta dan Tangerang. Massa aksi diarahkan untuk menyampaikan orasi-orasi politiknya dengan tertib dan damai.
Damar Panca yang akrab disapa bung oncom menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian Polda Metro Jaya untuk pengamanan pada saat pelaksanaan aksi May Day 2025.
KPBI akan menggunakan rute aksi mulai dari titik kumpul di tugu tani, menuju jalur Kedubes AS, Balai Kota dan berakhir di lokasi silang Monas (Patung Kuda).
















