- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
Korban Pencurian Ditusuk Hingga Tewas, Polisi Tangkap Pelaku dan Penadah di Serpong Tangerang Selata

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial AJL (23) pelaku pembunuhan bermotif perampokan yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Selain menangkap AJL, polisi juga mengamankan 2 pelaku berinisial J dan S, yakni penadah barang hasil kejahatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pelaku AJL ditangkap oleh tim gabungan satreskrim Polres Metro Tangerang Selatan, Subdit Jatanras dan Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penangkapan itu, lanjut Zulpan, merupakan hasil pengembangan dari kedua penadah.
"Pelaku AJL diamankan pada Selasa (28/6/2022) dini hari, pukul 00.32 WIB di kontrakan yang beralamat di Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong," kata Zulpan saat konferensi pers didampingi Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu beserta jajaran, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022).
Baca Lainnya :
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
Zulpan menjelaskan, pelaku AJL awalnya berniat melakukan pencurian di sebuah kontrakan yang berada di wilayah Serpong Utara, Tangerang Selatan, namun saat beraksi pelaku tepergok hingga tega melakukan penusukan terhadap penghuni kontrakan yakni seorang wanita berinisial SL (35).
"Kejadian ini terjadi Sabtu (25/6/2022) sekira pukul 02.00 WIB," ujar Zulpan.
Peristiwa tersebut, terang Zulpan, bermula saat korban SL tengah berada di kontrakan. Tiba-tiba didatangi pelaku AJL dengan niat mencuri handphone korban. Aksi AJL tepergok oleh korban.
"Korban SL kemudian melakukan perlawanan saat pelaku ingin mengambil barang korban," ungkap Zulpan.
Saat melawan, tambah Zulpan, korban berteriak dan sempat didengar tetangga korban dan warga. Pelaku panik, dan menusuk korban dengan pisau yang diambilnya dari ruang dapur kontrakan tersebut.
"Korban terluka dan berlumuran darah," terang Zulpan.
Setelah itu pelaku AJL kabur dan membawa barang curiannya.
"Barang hasil curian dijual kepada dua penadah, J dan S seharga Rp 30 ribu. Uang (Rp 30 ribu) tersebut kemudian digunakan untuk membeli makanan," beber Zulpan.
Dari hasil ungkap kasus ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebuah handphone, sebuah casing handphone, satu buah gagang pisau berwarna biru, satu buah mata pisau bernoda darah, satu helai sprei motif hewan warna ungu, sebuah topi, sepasang celana jeans dan kaos milik korban.
Atas perbuatannya, pelaku AJL dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 15 penjara.
Sedangkan terhadap dua penadah J dan S dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.
Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu menambahkan, pelaku melakukan pencurian dengan mencari sasaran di kamar kontrakan lokasi tersebut.
"Dia (pelaku AJL) masuk ke kamar kontrakan yang pintunya terbuka (tidak terkunci). Kemudian dia kaget ada orang didalam, dia kemudian balik ambil pisau yang di dapur, kemudian dia kembali ke kamar korban, menusuk dan korban melakukan perlawanan. (Tusukan) Berkali-kali, ada 9 luka yang didera. Setelah itu pelaku mengambil handphone korban dan kemudian pergi," singkat Sarly menambahkan.
Sarly juga mengatakan, pelaku AJL mengaku melakukan kejahatan tersebut pertama kali.
"Dia sebagai pengamen. Bukan residivis, pelaku baru pertama kali melakukan hal ini," imbuh Sarly kepada megapolitanpos seusai konferensi pers, Rabu (29/6/2022).
Korban SL dikabarkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

.jpg)

.jpg)













