- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Koar Koar Bisa Bantu Jadi Pegawai, Oknum Pol PP Terancam Masuk Bui

Keterangan Gambar : Foto : ilustrasi.net
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Oknum anggota Satpol PP Kota Tangerang selatan berinisial AZS dilaporkan ke Polisi oleh salah seorang warga berinisial ND lantaran diduga melakukan penipuan dengan modus perekrutan pegawai.
Berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), yang beredar dikalangan pewarta, Laporan tersebut telah memasuki tahap penyidikan dan gelar perkara untuk peningkatan status perkara dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi - saksi.
ND menuturkan kejadian tersebut berawal ditahun 2021 saat dirinya didatangi oleh salahsatu oknum anggota satpolPP Tangerang Selatan berinisial AZ yang mengaku bisa membantu proses perekrutan pegawai dengan biaya sebesar Rp 36 juta yang harus dibayarkan dimuka.
Baca Lainnya :
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
"Dia menawarkan diri untuk melamar melalui bantuannya karna merasa sebagai anggota SatpolPP yang masih Aktif dan kenal dengan beberapa pejabat," ungkap N Kepada Wartawan Jumat, (13/10/2023).
Dirinya menuturkan sepekan setelah uang diserahkan kepada AZ, dirinya mendapat pesan singkat dari PP salahsatu orang yang mengaku sebagai staff di satpolPP Kota Tangerang untuk mempersiapkan seragam berikut atribut yang dibutuhkan untuk menjadi anggota SatpolPP.
"Itu saya habis sampe 5 juta buat beli seragam mulai dari baju PDH, PDL sepatu dan segala macemnya," ungkap ND.
Namun hingga waktu pelantikan, dirinya mengaku tidak mendapatkan panggilan dari dinas SatpolPP, sehingga dirinya berinisiatif untuk menghubungi AZ yang mengaku dapat memastikan dirinya dapat diterima menjadi Anggota SatpolPP.
"Itu saya nanyain ke dia kenapa yang lain udah dilantik saya belum, jawaban dia ngambang nanti bulan februari nunggu ada yang gugur dulu nanti kalau ada yang ngundurin diri tapi ngga juga ada kabar baik," jelas ND. ** (Red)














