- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
Koar Koar Bisa Bantu Jadi Pegawai, Oknum Pol PP Terancam Masuk Bui

Keterangan Gambar : Foto : ilustrasi.net
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Oknum anggota Satpol PP Kota Tangerang selatan berinisial AZS dilaporkan ke Polisi oleh salah seorang warga berinisial ND lantaran diduga melakukan penipuan dengan modus perekrutan pegawai.
Berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), yang beredar dikalangan pewarta, Laporan tersebut telah memasuki tahap penyidikan dan gelar perkara untuk peningkatan status perkara dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi - saksi.
ND menuturkan kejadian tersebut berawal ditahun 2021 saat dirinya didatangi oleh salahsatu oknum anggota satpolPP Tangerang Selatan berinisial AZ yang mengaku bisa membantu proses perekrutan pegawai dengan biaya sebesar Rp 36 juta yang harus dibayarkan dimuka.
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
"Dia menawarkan diri untuk melamar melalui bantuannya karna merasa sebagai anggota SatpolPP yang masih Aktif dan kenal dengan beberapa pejabat," ungkap N Kepada Wartawan Jumat, (13/10/2023).
Dirinya menuturkan sepekan setelah uang diserahkan kepada AZ, dirinya mendapat pesan singkat dari PP salahsatu orang yang mengaku sebagai staff di satpolPP Kota Tangerang untuk mempersiapkan seragam berikut atribut yang dibutuhkan untuk menjadi anggota SatpolPP.
"Itu saya habis sampe 5 juta buat beli seragam mulai dari baju PDH, PDL sepatu dan segala macemnya," ungkap ND.
Namun hingga waktu pelantikan, dirinya mengaku tidak mendapatkan panggilan dari dinas SatpolPP, sehingga dirinya berinisiatif untuk menghubungi AZ yang mengaku dapat memastikan dirinya dapat diterima menjadi Anggota SatpolPP.
"Itu saya nanyain ke dia kenapa yang lain udah dilantik saya belum, jawaban dia ngambang nanti bulan februari nunggu ada yang gugur dulu nanti kalau ada yang ngundurin diri tapi ngga juga ada kabar baik," jelas ND. ** (Red)

















