- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
KIF 2023, BNI Dukung UMKM Hubungkan Importir di Korsel

Keterangan Gambar : Foto: BNI Partisipasi KIF 2023 -- (ki-ka) Trade Minister Mr Dukgeun Ahn, dan Chairman of KOIMA BYUNG-KWAN, KIM tengah berkunjung ke Booth BNI Xpora dalam Korean Import Fair 2023, Kamis (29/6/2023).
Megapolitanpos.com, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha bisnis kecil dan menengah untuk memperluas penetrasi pasar global. Salah satu caranya melalui Korea Import Fair (KIF) 2023 yang akan menghubungkan UMKM dan korporasi dalam negeri dengan importir atau pembeli di Korea Selatan.
KIF 2023 diselenggarakan oleh The Korea Importers Association (Koima) di CoeX Convention & Exibition Center (CoEx), Gangnam-Gu, Seoul, pada tanggal 29 Juni-1 Juli 2023. Acara tersebut dapat terselenggara berkat kerja sama yang terjalin antara Atase Perdagangan Seoul (Atdag-Seoul) dan Indonesia Trade Promotion Center - Busan (ITPC), BNI Kantor Cabang Luar Negeri Seoul, serta BNI Xpora.
Direktur Ritel BNI Putrama Wahju Setiawan mengatakan dengan mengikuti acara ini, UMKM dan korporasi yang terhubung dengan BNI Xpora akan bertemu buyer Korea Selatan. Pertemuan tersebut berpeluang menciptakan business matching, yang akhirnya tercipta kerja sama saling menguntungkan antara penjual dan pembeli dari pasar global.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
“Dengan mengikuti pameran ini BNI Xpora dan UMKM binaan BNI akan makin dikenal luas. Langkah ini tentunya juga merupakan upaya BNI dalam mendukung potensi untuk meningkatkan devisa bagi Tanah Air melalui KIF 2023,” kata Putrama.
KIF 2023 merupakan satu-satunya event di Korea Selatan yang mengkhususkan pada segmen Business to Business (B2B). Pameran ini diisi oleh sekitar 1.200 usaha kecil, menengah dan besar dari seluruh dunia. Pada KIF 2023, Koima berharap dapat menarik sebanyak 80.000 pelaku usaha.
BNI sendiri telah mengikuti acara ini selama 2 tahun berturut-turut dan telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Koima. Selama mengikuti acara tersebut sejumlah UMKM binaan BNI dan korporasi telah menjalin kesepakatan dengan importir Korea Selatan.
Putrama mengatakan pada tahun ini BNI rencananya akan memberangkatkan UMKM yang pernah melakukan atau siap untuk ekspor dari beberapa kota di Indonesia.
Putrama bangga dapat memfasilitasi pertemuan antara importir dari anggota KOIMA dengan eksportir binaan BNI Xpora.
Perseroan berkomitmen untuk semakin proaktif memfasilitasi transaksi trade dan fasilitas pembiayaan kepada para UMKM ekspor kebanggaan Indonesia, melalui jaringan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI di Seoul, Tokyo, Hongkong, Singapore, London, New York dan representative office di Amsterdam.
“Harapannya semakin banyak pelaku usaha bisnis kecil dan menengah BNI dapat berkolaborasi dan berhubungan dengan asosiasi importir internasional, sehingga dapat mendorong ekspor nasional,” ucapnya.
Putrama juga menambahkan bahwa melalui jaringan KCLN BNI, Xpora juga dapat memfasilitasi kebutuhan pembiayaan para pelaku usaha diaspora. Sehingga bukan hanya para pelaku UMKM di dalam negeri yang akan terbantu usahanya, namun juga para pelaku usaha dari kalangan Diaspora, khususnya di negara-negara dimana BNI memiliki kantor cabangnya.
Sejalan dengan yang disampaikan oleh Putrama, General Manager Divisi SME Banking BNI, Muhammad Safri Hidayat, mengatakan BNI juga siap mendukung pembiayaan para UMKM berorientasi ekspor dengan bunga yang menarik apabila para UMKM memerlukan pembiayaan untuk memperbesar kapasitas produksi.(Reporter Achmad Sholeh/ sumiukm2@gmail.com)



.jpg)
.jpg)






.jpg)





