- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
- Tim HRI Kunci Gelar Juara Nasional ITCR 1200 dan ISTCR 3600 Sejak Putaran 5 MFoS 2026
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Bendera Rutin, Kasdim Bacakan Amanat Panglima TNI.
- Pemkab Barito Utara Wajibkan 3.483 PPPK Ikuti Orientasi Tahun 2026
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembangunan RTLH Milik Bapak Nasir.
- Koperasi Desa Merah Putih Di Wilayah Kodim 0808/Blitar Tim Mabes TNI Siap Tinjau Lapang.
- Pemprov DKI dan TNI/Polri Sepakat Dirikan Posko Pengamanan di Manggarai Cegah Tawuran
Ketua RT di Desa Sukorejo Lodoyo Tewas di Rumah Polisi Gara Peluru Senapan Rakitan Nyasar ke Dada

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Diduga kena peluru nyasar, Arie Sudarmawan (38) Warga Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sutojayan, tewas kena peluru nyasar milik FS, Selasa malam, di belakang rumah Agung anggota Polsek Panggungrejo.
Akibat kejadian ini pemilik senapan rakitan kini diamankan Polres Blitar. Sekarang petugas sedang melakukan pendalaman motif tewasnya sang ketua RT tersebut, kasus masih sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.
Baca Lainnya :
- Koperasi Desa Merah Putih Di Wilayah Kodim 0808/Blitar Tim Mabes TNI Siap Tinjau Lapang.
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
Sber informasi dilapangan memyebutkan sebelum korban meninggal, korban bersama empat temannya sedang ngopi di dekat rumahnya. Sekitar jam 20.00 WIB, korban bersama temanya tersebut, menuju rumah Agung salah satu anggota Polres Blitar. Mereka memiliki hobby berburu hewan dengan senapan angin rakitan.
Sampai di rumah Agung, mereka sempat bercanda. Karena belakang rumah Agung terdapat kebun pepaya, yang sering dihinggapi kelelawar. Selanjutnya, korban memompa senapanya. Teman lainya saling mengincar sasaran. Tidak jelas peluru nyasar, tiba- tiba mengenai dada korban sebelah kiri bersarang di jantungnya. Kena tembakan nyasar, korban sempat mengaduh, dadaku ngilu.
Selang beberapa lama korban terjatuh dikegelapan malam. Akhirnya korban dilarikan ke RS Aulia, sayang dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya. Kabar meninggalnya korban membuat heboh warga setempat.
Kasus tewasnya korban ditangani anggota Polres Blitar. Polisi berhasil mengamankan baju bersimbah darah milik korban dan senapan rakitan tersebut. Dihubungi melalui ponselnya, Agung menjelaskan, kasusnya sudah ditangani Polres.
"Karena kejadianya di belakang rumah, saya menjadi saksi dalam perkara ini. Sementara Haji Romdoni (68) ayah korban merelakan anaknya berpulang. "Anak saya meninggal karena Allah. Saya merelakan. Dan karena tidak ada firasat apapun, saya tidak percaya anak saya sudah meninggal," ungkapnya berduka. (za/mp)





.jpg)










