Breaking News
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Hadiri Apel Kebangsaan Satu Indonesia

MEGAPOLITANPOS COM, Blitar - Bangsa Indonesia adalah sebuah Bangsa yang memiliki karakteristik homogen, yang berarti bahwa Bangsa Indonesia ini adalah terdiri dari jenis, macam, sifat, watak, dan sebagainnya, seperti berbagai suku, budaya ras dan agama sebagai warisan leluhur, dengan keberagaman Indonesia apapun bentuknya masyarakat haru tetap menjaga dari nilai - nilai sendi kehidupan yang tetap satu ideologi yakni Pancasila sebagai satu satunya ideologi alat pemersatu Bangsa, Pancasila sebagai landasan Ideologi Bangsa Indonesia yang juga sebagai falsafah dan dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dijaga. Hal ini disampaikan Kusnadi, S.H, M.hum usai menghadiri apel Kebangsaan Satu Indonesia di alun-alun Kantor Kabupaten Blitar di Kanigoro, Jum'at petang (10/06/22). Menurut Kusnadi wujud semangat persatuan dan kesatuan Bangsa ini, pihaknya melihat dengan konteks yang sangat prospektif yang sangat sederhana bahwa kita harus selalu diingatkan, baik itu melalui pejabat - pejabat kita, oleh tokoh tokoh kita dari seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintahnya, bahwa kita memiliki masyarakat yang homogen yang diakui oleh semua Negara, pihaknya juga sangat mengapresiasi apel kebangsaan di Kabupaten Blitar yang mendapat dukungan semua Organisasi Kepemudaan (OKP) serta para tokoh dan pemuka agama se Kabupaten Blitar, antusias masyarakat yang tinggi untuk menjaga dan menjunjung tinggi semangat Kebhinekaan Bangsa Indonesia. "Dengan banyak keyakinan yang berbeda, dan terdiri dari berbagai macam Suku Bangsa, yang harus diingat justru dengan banyak perbedaan ini dunia mengakui, bahwa dengan perbedaan itu justru semakin memperkuat semangat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia untuk selalu hidup selalu berdampingan dan memiliki rasa kebersamaan untuk membangun Negeri ini,” ujar Kusnadi. Masih tutur Kusnadi yang juga sebagai politikus sepuh dari PDI Perjuangan ini mengungkapkan, banyak perbedaan suku dan agama di Indonesia, dengan kita selalu bersama - sama dan bergotongroyong dalam suasana yang kondusif damai dan aman, itu akan lebih mudah Bangsa ini dalam mencari rejeki, lebih mudah dalam beribadah. Dengan kondisi yang seperti saat sekarang ini maka kita akan lebih mudah mengapresiasikan diri kita, dibandingkan kalau kita dalam kondisi yang kacau balau, jelas akan sulit bergerak,” tuturnya. Selanjutnya masih ujar Kusnadi yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, sejalan dengan Bulan Juni adalah sebagai Bulan Bung Karno, pihaknya juga menekankan kepada seluruh komponen Bangsa khususnya Jawa Timur, yang memiliki landasan Ideologi Pancasila, Tokoh Proklamator dan Presiden Pertama RI yang lahir dan Wafatnya di bulan Juni, maka ini juga disebut sebagai anugerah dari Allah SWT. Maka hal ini merupakan suatu anugerah yang sangat luar biasa dari Yang Maha Kuasa yang diakui dunia. “Iki loo anak Bangsamu sendiri yang diakui oleh dunia yang mampu membebaskan Bangsanya dengan membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, Beliau Bung Karno telah membangunkan sebuah jembatan emas bagi seluruh Rakyat Indonesia, Untuk kamu terbebas dari segala penindasan bangsa lain." Tuturnya. "Nah sekarang mari jembatan emas ini kita lalui untuk menuju ke seberang sana untuk menuju masyarakat yang adil dan makmur, juga seperti yang disampaikan oleh Pak Moeldoko bahwa tahun 2045 generasi muda akan tampil menahkodai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjut Kusnandi yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan. Sifat Homogen ini harus tetap dijaga kelestariannya agar bangsa ini tidak terpecah belah, dan moment pel Kebangsaan Satu Indonesia di Kabupaten Blitar memiliki makna dan tujuan utama, kegiatan ini adalah untuk merawat dan menjaga warisan nilai luhur Pancasila di bumi Laya Ika Tantra Adi Raja, dengan bersatunya semua elemen maka akan dapat menangkal radikalisme serta degradasi Bangsa Indonesia.(za/mp)

















