- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Kerjasama Politik PDI-P dan PPP, Sepakat Menangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Keterangan Gambar : Jajaran elite PDI-P dan PPP saat melakukan sesi foto bersama usai menyepakati kerjasama politik mengusung Capres PDI-P Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Pertemuan antara elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan elite Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berlangsung tertutup di Kantor PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2023).
Dari informasi yang didapat, Plt Ketua umum PPP Mardiono beserta jajaran kepengurusan PPP hadir di Lantai 5, Kantor DPP PDI-P pada pukul 13.40 WIB beserta rombongan dengan jalan kaki.
Mereka langsung disambut oleh kepengurusan PDIP dan Capres Pemilu 2024 Ganjar Pranowo serta elite PDI-P lainnya. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di lokasi membuka pertemuan. Dalam kata pengantarnya, Hasto menyinggung kedekatan antara PDI-P dengan PPP. Bahkan, dia mengatakan bahwa PPP merupakan kakak PDI-P lantaran lahir lebih duluan.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
"Dari sejarah kelahirannya, PPP ini lahir pada 5 Januari 1973. Sementara PDI, 10 Januari 1973. Jadi PPP ini saudara untuk kita, 5 hari lebih tua dari PDIP," kata Hasto.
Pertemuan ini sebagai wujud PDI-P dan PPP mengukuhkan kerja sama untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia.
Pertemuan ini juga dilaksanakan dengan penuh semangat persahabatan. Mengingat kedua Partai memiliki rekam jejak sejarah yang panjang di dalam membangun kerja sama.
"Disatukan oleh pengalaman sejarah yang tidak jauh berbeda sejak tahun 1973, kedua ketua umum partai tersebut akan memberikan sambutan-sambutan dan tukar pikiran antarkedua Partai dalam rangka pemenangan Pilpres 2024. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama," imbuh Hasto.(*)



.jpg)













