- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
- Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
- BNN Gandeng Citilink, Perangi Narkotika Jalur Udara
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
Kasus Ayah dan Anak Tewas di Koja, Tetangga Ungkap Kondisi Istri Korban Kelaparan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kasus penemuan mayat seorang ayah berinisial HR (50) bersama anaknya AQ (2) di Koja masih dalam penyelidikan polisi. Terkait kondisi istri H yang terlihat lemas dan linglung di lokasi kejadian disebutkan karena kelaparan.
Hal ini diungkapkan dr Diana N, tetangga korban yang pertama kali menangani kedua korban selamat tersebut. Menurut Diana, kondisi kelaparan dialami ibu dan anak yang diselamatkan Babinsa Koramil 01 Koja, Kodim 0502 Jakarta Utara, Serda Bambang Dwi dari tempat kejadian.
Baca Lainnya :
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
- Kerusuhan Meletus di TMP Kalibata, Warung dan Kendaraan Dibakar Massa
- Polda Metro Jaya–FWP Gandeng PWI Jaya Gelar UKW, Wujudkan Wartawan Profesional di Lingkungan Kepolisian
"Gejala ini (kekurangan asupan makanan dan cairan) ditemukan pada ibu dan anak, tetapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan lah, lebih segar," kata dr Diana, seperti dikutip Antara.
Dikatakan Diana, ibu tersebut terindikasi mengalami depresi karena ketika ditanya tetapi jawabannya tidak menyambung. Diana menyebut tidak terlihat adanya tanda-tanda luka pada tubuh ibu tersebut.
"Karena yang saya tanyakan itu di rumah ada siapa saja, dia tidak kenal bilangnya. Seperti ada tanda-tanda depresi," kata Diana.
Setelah diberi obat pusing dan obat lambung serta diberi makanan, keduanya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit Pelabuhan.
Sementara itu Lurah Tugu Selatan Sukarmin mengatakan keluarga HR tergolong mampu dengan kategori ekonomi keluarga menengah ke atas.
.jpg)
Diketahui HR memiliki usaha pemberangkatan perjalanan ibadah. Selain itu, rumah yang ditempati merupakan milik sendiri. HR juga memiliki satu unit mobil dan sepeda motor.
"Dia rumahnya dua lantai, perkiraan 12x12 meter, ada hook-nya, lantai atas rumah, bawahnya di kontrakkan buat warung. Punya mobil yang tampak satu tetapi kata tetangga ada dua mobilnya," kata Lurah Tugu Selatan Sukarmin.
Sementara kondisi kendaraan roda empat jenis bernomor polisi B 1507 UZY dalam keadaan terparkir dan berdebu.(ASl)


.jpg)














