- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Kasus Ayah dan Anak Tewas di Koja, Tetangga Ungkap Kondisi Istri Korban Kelaparan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kasus penemuan mayat seorang ayah berinisial HR (50) bersama anaknya AQ (2) di Koja masih dalam penyelidikan polisi. Terkait kondisi istri H yang terlihat lemas dan linglung di lokasi kejadian disebutkan karena kelaparan.
Hal ini diungkapkan dr Diana N, tetangga korban yang pertama kali menangani kedua korban selamat tersebut. Menurut Diana, kondisi kelaparan dialami ibu dan anak yang diselamatkan Babinsa Koramil 01 Koja, Kodim 0502 Jakarta Utara, Serda Bambang Dwi dari tempat kejadian.
Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
"Gejala ini (kekurangan asupan makanan dan cairan) ditemukan pada ibu dan anak, tetapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan lah, lebih segar," kata dr Diana, seperti dikutip Antara.
Dikatakan Diana, ibu tersebut terindikasi mengalami depresi karena ketika ditanya tetapi jawabannya tidak menyambung. Diana menyebut tidak terlihat adanya tanda-tanda luka pada tubuh ibu tersebut.
"Karena yang saya tanyakan itu di rumah ada siapa saja, dia tidak kenal bilangnya. Seperti ada tanda-tanda depresi," kata Diana.
Setelah diberi obat pusing dan obat lambung serta diberi makanan, keduanya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit Pelabuhan.
Sementara itu Lurah Tugu Selatan Sukarmin mengatakan keluarga HR tergolong mampu dengan kategori ekonomi keluarga menengah ke atas.
.jpg)
Diketahui HR memiliki usaha pemberangkatan perjalanan ibadah. Selain itu, rumah yang ditempati merupakan milik sendiri. HR juga memiliki satu unit mobil dan sepeda motor.
"Dia rumahnya dua lantai, perkiraan 12x12 meter, ada hook-nya, lantai atas rumah, bawahnya di kontrakkan buat warung. Punya mobil yang tampak satu tetapi kata tetangga ada dua mobilnya," kata Lurah Tugu Selatan Sukarmin.
Sementara kondisi kendaraan roda empat jenis bernomor polisi B 1507 UZY dalam keadaan terparkir dan berdebu.(ASl)


.jpg)


.jpg)











