- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
Kapolres Cianjur Bantah Nur Bukan Istri Anggota Polisi, Cuma teman

Keterangan Gambar : Nur
Megapolitanpos.com, Jakarta- Wanita bernama Nur, yang masuk iring-iringan pejabat polisi di Cianjur, mengatakan suaminya merupakan anggota kepolisian berinisial D. Nur turut menjadi sorotan dalam kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi Universitas Suryakancana, Selvi Amalia Nuraeni, di Jalan Raya Bandung, Cianjur.
Hal itu lantaran mobil Audi yang ditumpanginya turut masuk iring-iringan atas persetujuan suami yang diakuinya merupakan anggota polisi. Nur pun mengaku masuk dalam iring-iringan atas izin suaminya tersebut.
"Saya teleponan, janjian sama suami di tempat makan. Setelah itu suami saya ikut iring-iringan. Akhirnya saya ikut (iring-iringan polisi), atas izin suami saya," kata dia pada wartawan, Jumat (27/1).
Baca Lainnya :
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Diduga Gegara Kekerasan Psikis dan Fitnah Oknum Guru SMP Negeri Blitar Dilaporkan ke Polres Blitar.
Nur menegaskan ia merupakan istri dari salah seorang anggota polisi berinisial D. "Saya istrinya, iya polisi. Inisial D," ungkap Nur.
Nur juga menyebut mobil Audi tersebut milik suaminya dan dipinjamkan karena mobilnya sedang diperbaiki di bengkel.
"Saya dipinjamkan karena mobil saya di bengkel. Saya baru tiga kali pakai mobil ini. Saya tidak tahu tipenya tapi warna hitam," ucap dia.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menyatakan Nur bukan istri anggota polisi. Hal itu berdasarkan penelusuran jajarannya di Polres Cianjur.
Yang bersangkutan (Nur atau EN) bukan istri dari anggota (polisi), tapi teman. EN ini kenal dengan salah satu anggota polisi," kata Doni, Minggu (29/1).
Nur disebut sebagai majikan dari Sugeng, sopir Audi yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Lantaran Nur kenal dengan polisi, menurut Doni, Sugeng yang saat itu mengemudikan Audi A6 ikut dalam rangkaian mobil polisi yang melintas searah.
"Masuk iring-iringan karena merasa percaya diri, majikannya kenal dengan polisi. Maka dia (Sugeng) memberanikan diri menempel ke rombongan pengawalan, seolah bagian dari pengawalan," tutur Doni menegaskan.
Kepolisian masih terus mendalami kasus yang menjadi atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit tersebut. Sugeng saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Cianjur setelah menyerahkan diri usai ditetapkan sebagai tersangka penabrak Selvi.
Sementara itu Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto ketika dimintai tanggapannya mengatakan, Sebagai polisi seharusnya mengetahui dan mentaati aturan pengawalan dan tidak bisa memberikan hak istimewa kepada orang lain.
"Seharusnya dia sebagai polisi mengetahui dan juga menaati aturan terkait iring2an pengawalan. Tidak bisa seenaknya memberikan hak istimewa sebagai aparat kepada orang lain di luar," ujar Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto saat dihubungi melalui telepon Selasa (31/1/2023).
Sebelumnya sosok 'istri polisi' menjadi sorotan dalam kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi Universitas Suryakancana di Jalan Raya Bandung, Cianjur. Pasalnya sosok perempuan dan sopir mobil Audi menyebut masuk iring-iringan atas persetujuan suami yang merupakan anggota polisi.
Nur, penumpang mobil Audi A6 mengatakan dirinya masuk dalam iring-iringan atas izin suaminya yang merupakan anggota polisi.(AS)





.jpg)




.jpg)





