- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
JMSI Bertemu Wamen Komdigi, Bahas Ancaman AI

MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA — Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan yang begitu pesat dalam beberapa waktu belakangan ini tidak dapat diabaikan begitu saja. Perkembangan yang bahkan lebih pesat dari yang dibayangkan sebelumnya itu semakin berpotensi mengancam eksistensi lembaga pemberitaan.
Karena itu, pengelola perusahaan media siber, di samping memberikan perhatian pada pengembangan usaha dan pengembangan keredaksian, juga harus memiliki kesadaran pada perkembangan teknologi digital dan AI ini.
Demikian pesan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria ketika menerima Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di ruang kerjangan, Kantor Kementerian Komdigi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 19 November 2024. Wamen Komdigi Nezar Patria didampingi Direktur Jenderal Informasi Komunikasi Publik (IKP) Prabu Revolusi.
Baca Lainnya :
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
Nezar yang merupakan mantan Pemimpin Redaksi Jakarta Post mengatakan, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat AI yang dikembangkan platform digital dapat “memaksa” perusahaan media siber mengurangi karyawan termasuk wartawan dalam jumlah yang sangat besar.
Sementara Teguh melaporkan kepada Wamen Komdigi Nezar Patria bahwa JMSI kini memiliki anggota sebanyak 512 perusahaan media siber. Dari jumlah ini, sebanyak 98 perusahaan media siber telah diverifikasi secara faktual oleh Dewan Pers.
“Kami terus bekerja bersama Pengurus Daerah JMSI agar jumlah anggota JMSI yang terverifikasi Dewan Pers terus bertambah,” ujar Teguh.
“Namun yang tidak kalah penting, seperti yang disampaikan Wamen Komdigi, anggota JMSI harus responsif pada perkembangan digital dan AI,” tambah Teguh.
Hal lain yang disampaikan Teguh adalah rencana JMSI Pusat memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh termasuk Menteri Komdigi Meutya Hafid di arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-3 JMSI di Samarinda, Kalimantan Timur, pertengahan Desember mendatang.
Dalam kunjungan ke Kantor Kementerian Komdigi, Teguh hadir bersama Ketua JMSI Jakarta Wayan Sudane, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan, dan Ketua JMSI Kepulauan Riau Eddy Supriatna. Juga hadir Ketua Bidang Sekretariat dan Pendataan Anggota Ari Rahman serta Sekretaris Bidang Hubungan Antar Lembaga Yayan Sopyani. ** (Jhn)
















