- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Jakarta Fair 2026 Sukses Besar, Ribuan Pelaku Usaha Dongkrak Perputaran Ekonomi Jakarta
.jpg)
Keterangan Gambar : Acara penutupan Jakarta Fair 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Gelaran Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 resmi berakhir pada Minggu (12/7/2026) malam. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menutup secara resmi pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara tersebut di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat.
Suasana penutupan berlangsung semarak dengan pertunjukan kembang api dan penampilan grup musik yang disaksikan ribuan pengunjung. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur DKI Jakarta periode 2014–2017 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta Direktur Utama JIExpo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya.

Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Rano Karno mengungkapkan Jakarta Fair 2026 berhasil mencatatkan hampir 8,2 juta pengunjung, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai transaksi selama pameran mencapai lebih dari Rp8,2 triliun.
"Hari ini adalah penutupan Jakarta Fair Tahun 2026. Jakarta Fair tahun ini menghasilkan jumlah pengunjung yang melebihi tahun lalu. Ada peningkatan sekitar 12 persen. Hampir 8,2 juta orang berkunjung. Begitu juga nilai transaksinya menghasilkan di atas Rp8 triliun," ujar Rano.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi Jakarta tetap tumbuh dan memiliki daya tahan yang kuat di tengah tantangan ekonomi global. Keberhasilan itu juga didukung oleh partisipasi ribuan pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan nasional dan internasional yang menghadirkan beragam produk, inovasi, serta promo menarik bagi masyarakat.
Rano berharap Jakarta Fair 2027 dapat diselenggarakan dengan skala yang lebih besar karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun akan menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut momentum bersejarah tersebut, termasuk memanfaatkan gedung baru JIExpo yang diproyeksikan rampung pada Agustus mendatang guna mendukung agenda nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengusung tema "Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional."
Ia mengatakan tema tersebut menegaskan peran Jakarta Fair sebagai ajang promosi produk dalam negeri, penguatan industri MICE, sekaligus ruang kolaborasi bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat.
Hartati menyebut sebanyak 2.800 peserta mengisi sekitar 1.800 stan pameran, termasuk ribuan pelaku UMKM dari berbagai daerah. Selain mendorong transaksi bisnis, penyelenggaraan Jakarta Fair juga mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja sejak tahap persiapan hingga penutupan acara.
Berakhirnya Jakarta Fair 2026 sekaligus menandai suksesnya salah satu pameran terbesar di Indonesia dalam menggerakkan sektor perdagangan, investasi, dan ekonomi kreatif. Capaian tahun ini menjadi modal penting bagi penyelenggaraan Jakarta Fair 2027 yang diharapkan tampil lebih inovatif, lebih luas, dan semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat bisnis, investasi, serta destinasi MICE bertaraf internasional.(Rga/MP).



1.jpg)













