- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
Jaga Keseimbangan Lingkungan, Pj Minta Masyarakat Sedekah Air dan Sampah Secara Masif

Keterangan Gambar : Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mengajak masyarakat untuk melakukan sedekah air dan sedekah sampah
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, mengajak masyarakat untuk melakukan sedekah air dan sedekah sampah, sebagai upaya konservasi air untuk menangani banjir di Kota Tangerang.
Demikian disampaikan Dr. Nurdin, saat kegiatan Gerakan Sedekah Air dan Sampah, yang berlangsung di Gedung Perumahan Setneg, Pinang, Kota Tangerang. Rabu, (24/01/2024).
Dalam kesempatannya, Penjabat Wali Kota Tangerang, mengatakan, sedekah air dan sedekah sampah merupakan cara untuk menyimpan air di musim hujan, sehingga bisa digunakan saat musim kemarau.
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
"Kita sering mendengar, di musim kemarau ada yang mengeluh tidak mendapatkan air. Di musim hujan, banjir terus-menerus terjadi. Ini menjadi tantangan kita, bagaimana caranya agar air di musim hujan bisa kita simpan, dan bisa disedekahkan kepada makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tanaman," ujar Dr. Nurdin.
Gerakan ini, lanjut Dr. Nurdin, jika ingin mencapai hasil optimal tentunya harus dilakukan secara masif, sehingga dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat Kota Tangerang.
“Gerakan ini dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja. Misalnya di halaman rumah, kita bisa membuat kolam resapan untuk menampung air hujan. Kita juga bisa membuat biopori untuk mengurangi air yang masuk ke saluran air,” ucapnya.
Dr. Nurdin, juga menyampaikan, dengan dilakukannya sedekah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan kekeringan, serta menjaga kelestarian lingkungan. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk melakukan upaya adaptasi dan mitigasi yang dilakukan bersama-sama dengan pemerintah.

“Gerakan ini perlu kita lakukan secara bersama-sama dan masif. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi air, sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan kekeringan, serta menjaga keseimbangan lingkungan," pungkasnya.
Sebagai informasi, dalam kesempatan ini, Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menyerahkan 13 Alat Biotor (untuk Membuat Biopori) dan Alat pemantau Udara Parameter (PM) 2.5 yang merupakan salah satu parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) kepada 13 Kecamatan.
Benih/bibit tanaman sebanyak 25 Paket yang akan diserahkan kepada 9 Kampung Iklim dan 16 Bank Sampah yang ada di Kecamatan Pinang dan Cipondoh. Kemudian, tong komposter sebanyak 49 yang akan diserahkan kepada 13 Kecamatan, 11 Kelurahan, 9 Kampung Iklim dan 16 Bank sampah, dan 50 karung Bekasa Maggot (Kasgot) @25 Kg yang akan diberikan kepada kecamatan, perwakilan Proklim dan Bank sampah serta 11 kelurahan di Pinang. ** (Nan)

















