- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- 179 Sekolah Masuk Revitalisasi, Bupati Majalengka Bidik Pemerataan Pendidikan
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
Investasi Bodong Berkedok Arisan Online di Laporkan, Korban Rugi Milayaran Rupiah

Keterangan Gambar : Pelaku investasi bodong modus arisan online dilaporkan korban.
MEGAPOLITANPOS.COM Bekasi,- Berawal dari sebuah arisan, puluhan orang menjadi korban investasi bodong. Diantaranya, 8 (delapan) orang melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Bekasi Kota Jl. Pangeran Jayakarta, Kota Bekasi pada Kamis (27/04/23).
Ririn (26) salah satu korban mengungkapkan bahwa ia mengalami kerugian sekitar Rp. 156 juta yang disetorkan secara bertahap kepada pelaku yang saat ini melarikan diri sehingga bersepakat melaporkan kejadian yang dialaminya.
Berdasarkan surat laporan, pelaku dugaan tersebut ditujukan kepada inisial AW dengan nomor :LP/B/1214/V/2023/SPKT.SATRESKRIM POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA, tertanggal 27 April 2023.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
“Saya terkena kasus penipuan investasi bodong dengan kerugian sekitar total 156 juta dengan 8 orang saya sudah melaporkan atas nama Arum Warnasih dengan adminnya Dea Rizki Utami,” ujarnya usai membuat LP.
Ia sendiri menjadi korban karena tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan oleh pelaku dengan jangka waktu yang singkat. Berawal dari sebuah arisan secara online dan saat itu ia ikuti kemudian ditawarkan investasi.
“Awalnya ditawarkan investasi penggandaan uang kita Taro satu juta nanti baliknya bisa sampai 1,8 dengan waktu jangka waktu sekitar 36 hari kapan dimulai dari bulan November 2022,” imbuhnya.
Ia sendiri tidak secara langsung mengetahui jenis investasi apa yang dijanjikan oleh pelaku, namun ia tidak merasa curiga kepada pelaku.
“Investasinya saya kurang tahu untuk tapi ada yang bilang itu skema ponzi tapi saya juga nggak tahu aliran dananya itu kemana,” tukasnya.
Saat ini, pelaku yang berinisial AW melarikan diri dan sulit dihubungi. Sempat beberapa kali berkomunikasi dengan korban dan menjanjikan uangnya dikembalikan namun dengan perjanjian yang tidak jelas.
Hingga saat ini pelaku sudah sulit untuk dihubungi, dan akhirnya para korban ini melaporkannya kepada pihak berwajib untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.
Korban lainnya, Ajeng menuturkan hal yang sama, ia tergiur dengan investasi itu karena merasa percaya dengan pelaku yang dikatakan juga memiliki usaha, sehingga korban percaya.
“Karena berawalan dari arisan itu jadi banyak anggota-anggotanya, Nah makanya itu dia kenapa munculin si inves ini dan dia juga ngakunya untuk inves ini sendiri juga diputar. Diputarnya itu yaitu untuk arisan-arisan juga, keuntungannya itu dari dia menjadi admin arisan dan dia juga punya usaha kecil-kecilan juga, terutama itu kaya depot isi ulang, terus juga ada geston, pinjaman dana tunai, dana talangan,” ungkapnya.
Awalnya ketika ia mengikuti arisan juga tidak ada masalah, sehingga para korban kembali memberikan investasi tanpa curiga, dengan keuntungan yang besar.
“Kita bertahap sikap kita kan pertamanya masih kecil karena dia mempromosikan alamat supaya menggiurkan pertamanya dari 800, bisa-bisa keuntungan satu slotnya itu sampai 1,3 an dengan jangka waktu yang lebih pendek jadi orang gampang tergiur kan.
Ia bersama dengan para korban lainnya berharap pelaku dapat segara tertangkap dan diadili sesuai dengan kesalahannya.
Diduga, jumlah korban dalam investasi bodong mencapai 300 orang dengan kerugian mencapai 3 miliar rupiah. Saat ini kasus itu telah diterima pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. ** (Bks)




.jpg)











