- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Intensifkan Patroli Politik Uang pada Masa Tenang hingga Coblosan Ini Langkah Bawaslu Kabupaten Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Selama masa tenang sampai hari H pemungutan suara, Bawaslu Kabupaten Blitar mengintensifkan Patroli Politik Uang, di semua tingkatan mulai dari pengawas kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa, hingga TPS.
Ida Fitria, ketua Bawaslu Kabupaten Blitar mengatakan di Kabupaten Blitar terdapat dua kecamatan yang masuk kategori rawan politik uang, yakni Garum dan Selopuro, namun patroli ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah se-Kabupaten Blitar.
"Untuk Bawaslu Kabupaten Blitar berkeliling ke wilayah bersama Sentra Gakkumdu. Dan kami instruksikan ke jajaran untuk patroli bersama setidaknya 2 kali sehari ke simpul - simpul masyarakat untuk pencegahan transaksi politik uang," kata Ida.
Baca Lainnya :
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Maraknya isu politik uang pada masa tenang di Kabupaten Blitar dalam dua hari terakhir ini, menjadi atensi Bawaslu Kabupaten Blitar. Selama masa tenang, seluruh kantor Pengawas buka selama 24 jam, dan siap menerima aduan serta laporan dari masyarakat.
Ida menambahkan, pihaknya menugaskan panwaslu kecamatan untuk menyampaikan kepada jajaran pengawas kelurahan/ desa (PKD) dan pengawas TPS agar melakukan patroli pengawasan politik uang.
Ida menyebut, PKD dengan seluruh pengawas TPS melakukan patroli pengawasan di wilayah kerjanya secara bersama-sama mengelilingi desa.
Tidak hanya itu, mereka juga harus memakai atribut pengawas pemilu dan surat tugas.
“Patroli pengawasan dapat ditekankan di titik-titik masyarakat/ tempat yang rawan terjadi praktik politik uang. Dengan mendokumentasikan kegiatan tersebut,” katanya.
Dia menambahkan, para panwascam dan PKD diharapkan segera melaporkan secara berjenjang ke pengawas pemilu tingkat atasnya ketika ditemukan dugaan pelanggaran politik uang. Setelah itu, langsung ditindaklanjuti oleh Bawaslu untuk penindakannya.

Sementara itu, ditemui di sela sela patroli politik uang dari rumah ke rumah di Desa Jambewangi , Kecamatan Selopuro, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Dan Sengketa (PPS) Panwascam Selopuro, Taufiqurohman mengatakan, patroli ini dilakukan selama masa tenang selama dua kali dalam sehari. Tentu patroli ini dengan melihat kondisi masyarakat yang sedang istirahat di rumah.
“Kami melakukan patroli, melakukan pengawasan dengan naik motor keliling desa bertemu warga dan tokoh masyarakat untuk melakukan sosialisasi dan koordinasi, guna mencip- takan pemilu yang bersih dari politik uang serta pelanggaran lainnya,” ujar Taufiq. ** (za/mp/bws)















