- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Inovasi Baru Pendataan Bangunan Bersama Desa Oleh Bapenda Ini Maksudnya

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Dalam rangka menggali potensi peningkatan sumber pendapatan daerah di Kabupaten Blitar, Bapenda Kabupaten Blitar pada tahun 2024 ini melaksanakan inovasi baru yaitu pendataan bangunan bersama desa.
Disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar Asmaingayu Dewi L, ST,MM akan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan Penerimaan PBB-P2 dan memberikan asas keadilan bagi wajib Pajak, "karena kegiatan ini juga memutakhirkan data bangunan sesuai kondisi saat ini,"
Sehingga para wajib pajak yang belum terdata bangunannya di sistem Bapenda, Ayu sapaan akrab kepala Bapenda ini, dengan kegiatan ini akan disesuaikan.
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
Pendataan Bangunan bersama Desa ini mengikutsertakan petugas yang ditunjuk Desa sebagai tim Pendataan Bangunan.
"Karena petugas dari desa tersebut benar benar mengenal wilayahnya dengan baik," jelasnya.
Saat ini masih ungkap Ayu ada 12 Desa dari 10 Kecamatan yang melaksanakan kegiatan ini sebagai langkah awal, dan kegiatan ini akan terus dilanjutkan di tahun tahun berikutnya dengan harapan semua data bangunan di Kabupaten Blitar telah dimutakhirkan.
Kegiatan ini dirasa penting karena data bangunan yang ada di sistem Bapenda masih data lama, sedangkan perkembangan bangunan di desa sangat pesat seiring berjalannya waktu.
"Dengan adanya pendataan bangunan bersama desa ini akan terdata semua bangunan baru yang belum ada di sistem Bapenda, dan akan menambah penerimaan PBB-P2 yang juga akan memberikan tambahan Bagi Hasil ke Desa dari perolehan PBB-P2," Jlentrehnya.
Kepala Bapenda Kabupaten Blitar Asmaingayu Dewi L, ST,MM juga menyampaikan bahwa kegiatan Pendataan Bangunan bersama Desa ini perlu didukung semua desa di kabupaten Blitar karena memang banyak sekali bangunan yang belum terdata sesuai dengan keadaan saat ini. ** (za/mp)
















