- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Ini Penjelasan JH, Gudang di Kawasan Tanah Merah
Ini Penjelasan JH, Gudang di Kawasan Tanah Merah

Keterangan Gambar : Ini Penjelasan JH, Gudang di Kawasan Tanah Merah
MEGAPOLITANPOSCOM, Bekasi - Gudang di kawasan di Jalan Irigasi Tanah Merah Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Cikarang yang di kontrak berinisial JH merupakan gudang untuk penyimpanan limbah - limbah pabrik yang sudah tidak terpakai.
JH pengusaha limbah tersebut, Sabtu (11/02/2023) membenarkan bahwa dirinya mengontrak gudang tersebut hanya untuk menyimpan limbah drum dan Towren hasil dari Industri Pabrik yang berada dibilangan Cikarang sebelum di jual kembali ke pengepul.
"Tidak ada itu yang namanya penimbunan solar di gudang saya, seperti yang diberitakan salah satu media online lokal beberapa hari lalu, yang ada adalah tempat penyimpanan drum kosong dan Towren kosong. Ya klo drum dan Towren kosong taroh di luar dimaling orang dong," ucap JH
Baca Lainnya :
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
Terkait Mobil tangki tersebut JH menambahkan, pihaknya tidak tau apakah sedang istirahat apa sedang mampir, karena di lokasi tersebut banyak sederet gudang.
"Saya kurang paham terkait mobil tangki tersebut yang katanya ada didalam gudang yang saya sewa, yang namanya gufang mungkin banyak mobil lalu lalang dan keluar masuk disana, atau mau ke gudang lain," paparnya.
Dan perlu diketahui, gudang tersebut sekarang sudah dalam keadaan kosong, dan tidak ada lagi kegiatan berhubung limbah pabrikan lagi sepi ujar JH.





.jpg)





.jpg)





