- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Ini Klarifikasi Kadis Pendidikan Kota Tangerang Yang diduga Membagikan Amplop

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tangerang Jamaludin memberikan klasifikasi atas tuduhan yang dialamatkan terhadapnya melakukan money politik dengan membagikan amplop berisi uang 50.000 untuk pasangan Faldo Maldini-Fadhlin Akbar.
Menurutnya, video yang beredar tersebut itu tidak benar dan telah memfitnah dirinya karena menyangkut nama baiknya yang dituduh terlibat memenangkan salah satu paslon.
"Ini menyangkut nama baik saya, maka hari ini saya klarifikasi, seluruh masyarakat kota tangerang, terkait vidio yang menurut saya riskan sekali didengar, dilihat. Sayaya saat ini menyampaikan bahwa apa yang disampaikan melalui vidio tersebut itu adalah tidak benar dan saya menyampaikan sampai saat ini bahwa terkait dengan vidio tersebut tidak benar. Itu fitnah," ucapnya kepada wartawan pada Rabu, 27 November 2024.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Dirinya menilai bahwa perbuatan tersebut sangatlah keji karena telah menyerang pribadi.
"Saya rasa itu sangat keji sekali karena memfitnah pribadi saya, saya tidak terima hal itu terjadi kepada saya," ucapnya.
Kemudian, dirinya akan menyiapkan langkah-langkah secara hukum dan akan melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib.
"Langkah selanjutnya saya mungkin bisa melanjutkan kepihak yang berwajib, karna itu memfitnah, mencemarkan nama baik saya secara pribadi," pungkasnya. ** (Jhn)
















