- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
Ini Klarifikasi Kadis Pendidikan Kota Tangerang Yang diduga Membagikan Amplop

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tangerang Jamaludin memberikan klasifikasi atas tuduhan yang dialamatkan terhadapnya melakukan money politik dengan membagikan amplop berisi uang 50.000 untuk pasangan Faldo Maldini-Fadhlin Akbar.
Menurutnya, video yang beredar tersebut itu tidak benar dan telah memfitnah dirinya karena menyangkut nama baiknya yang dituduh terlibat memenangkan salah satu paslon.
"Ini menyangkut nama baik saya, maka hari ini saya klarifikasi, seluruh masyarakat kota tangerang, terkait vidio yang menurut saya riskan sekali didengar, dilihat. Sayaya saat ini menyampaikan bahwa apa yang disampaikan melalui vidio tersebut itu adalah tidak benar dan saya menyampaikan sampai saat ini bahwa terkait dengan vidio tersebut tidak benar. Itu fitnah," ucapnya kepada wartawan pada Rabu, 27 November 2024.
Baca Lainnya :
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
Dirinya menilai bahwa perbuatan tersebut sangatlah keji karena telah menyerang pribadi.
"Saya rasa itu sangat keji sekali karena memfitnah pribadi saya, saya tidak terima hal itu terjadi kepada saya," ucapnya.
Kemudian, dirinya akan menyiapkan langkah-langkah secara hukum dan akan melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib.
"Langkah selanjutnya saya mungkin bisa melanjutkan kepihak yang berwajib, karna itu memfitnah, mencemarkan nama baik saya secara pribadi," pungkasnya. ** (Jhn)

















