- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Industri Laundry Jadi Andalan Baru UMKM, Kementerian UMKM Siap Perkuat Daya Saing Nasional

Keterangan Gambar : Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Industri jasa laundry kian menunjukkan peran strategisnya dalam menopang perekonomian nasional. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan dukungan penuh bagi sektor ini agar mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi bagian penting dalam ekosistem UMKM modern.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menuturkan bahwa industri laundry saat ini bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan sektor jasa yang potensial dan berkontribusi signifikan bagi ekonomi rakyat.
“ASLI (Asosiasi Laundry Indonesia) kini memiliki 21 DPD aktif dengan lebih dari 1.800 anggota resmi. Industri laundry telah menyerap sekitar 34 ribu tenaga kerja, baik formal maupun informal,” ujar Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
Temmy menambahkan, pertumbuhan sektor ini terus meningkat, terlihat dari kenaikan jumlah anggota yang mencapai rata-rata 20 persen setiap tahun. Hal ini mencerminkan daya tarik dan prospek cerah usaha laundry sebagai sektor jasa modern yang semakin diminati.
Meski demikian, Temmy mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku usaha, mulai dari standardisasi layanan dan kompetensi, pengelolaan limbah ramah lingkungan, hingga akses pembiayaan dan digitalisasi.
Untuk itu, Kementerian UMKM berkomitmen mendukung penuh pengusaha laundry melalui berbagai program, di antaranya:
Akses pembiayaan KUR tanpa agunan bagi pelaku usaha laundry,
Unit Pengolahan Limbah Bersama untuk menciptakan usaha ramah lingkungan,
serta digitalisasi layanan laundry yang terintegrasi ke dalam ekosistem digital UMKM nasional.
“Melalui inisiatif seperti Sekolah Bisnis Laundry (SBL), kami melihat semangat besar untuk menjadikan laundry lebih profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global,” tegas Temmy.
Ia menekankan, pemerintah akan terus menghadirkan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan bagi UMKM, termasuk sektor laundry, sejalan dengan semangat UU Cipta Kerja dan regulasi terkait UMKM lainnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














