- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Industri Laundry Jadi Andalan Baru UMKM, Kementerian UMKM Siap Perkuat Daya Saing Nasional

Keterangan Gambar : Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Industri jasa laundry kian menunjukkan peran strategisnya dalam menopang perekonomian nasional. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan dukungan penuh bagi sektor ini agar mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi bagian penting dalam ekosistem UMKM modern.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menuturkan bahwa industri laundry saat ini bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan sektor jasa yang potensial dan berkontribusi signifikan bagi ekonomi rakyat.
“ASLI (Asosiasi Laundry Indonesia) kini memiliki 21 DPD aktif dengan lebih dari 1.800 anggota resmi. Industri laundry telah menyerap sekitar 34 ribu tenaga kerja, baik formal maupun informal,” ujar Temmy saat membuka Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
Temmy menambahkan, pertumbuhan sektor ini terus meningkat, terlihat dari kenaikan jumlah anggota yang mencapai rata-rata 20 persen setiap tahun. Hal ini mencerminkan daya tarik dan prospek cerah usaha laundry sebagai sektor jasa modern yang semakin diminati.
Meski demikian, Temmy mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi para pelaku usaha, mulai dari standardisasi layanan dan kompetensi, pengelolaan limbah ramah lingkungan, hingga akses pembiayaan dan digitalisasi.
Untuk itu, Kementerian UMKM berkomitmen mendukung penuh pengusaha laundry melalui berbagai program, di antaranya:
Akses pembiayaan KUR tanpa agunan bagi pelaku usaha laundry,
Unit Pengolahan Limbah Bersama untuk menciptakan usaha ramah lingkungan,
serta digitalisasi layanan laundry yang terintegrasi ke dalam ekosistem digital UMKM nasional.
“Melalui inisiatif seperti Sekolah Bisnis Laundry (SBL), kami melihat semangat besar untuk menjadikan laundry lebih profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global,” tegas Temmy.
Ia menekankan, pemerintah akan terus menghadirkan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan bagi UMKM, termasuk sektor laundry, sejalan dengan semangat UU Cipta Kerja dan regulasi terkait UMKM lainnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















