- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
IDAI Luncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak Terbaru 2023

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso (kanan) pada sesi foto bersama seusai acara peluncuran Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada Childhood Immunization Update (CIU) 2023 yang diikuti di Jakarta, Senin (29/5/2023).
Megapolitanpos.com, Jakarta- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meluncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada Childhood Immunization Update (CIU) 2023 untuk memperbarui berbagai ilmu tentang imunisasi dan jadwal imunisasi anak terkini.
"Sebagai organisasi profesi dokter anak, IDAI telah berkomitmen dalam usaha advokasi hal-hal terkait imunisasi anak," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso pada acara tersebut yang diikuti di Jakarta, Senin, (29/05/2023).
Piprim mengatakan IDAI meluncurkan Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 pada acara CIU 2023 ini sebagai bagian dari upaya untuk membantu anak-anak Indonesia demi mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
Baca Lainnya :
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
Selain itu, lanjutnya, Rekomendasi Imunisasi Anak terbaru 2023 juga membantu mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) demi tercapainya generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
"Karena imunisasi terbukti sebagai upaya yang efisien, murah, dan mudah dibandingkan jika penyakit sudah tampak dan terjadi," ujarnya.
Dalam Rekomendasi Imunisasi IDAI terbaru tahun 2023 tersebut terdapat dua jenis vaksinasi baru yang direkomendasikan untuk anak dan satu jenis pembaruan vaksinasi.
Pembaruan tersebut meliputi Vaksin Dengue untuk demam berdarah yang dimulai dari usia 6 tahun, vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks bagi anak perempuan yang dimulai dari usia 12 tahun, serta pembaruan vaksin BCG untuk bayi dengan masalah imunitas seperti HIV.
" kami juga mengadakan pelatihan kepada para nakes, terutama dalam berkomunikasi kepada orang tua dari anak yang hendak divaksinasi, karena kunci keberhasilan imunisasi adalah komunikasi yang efektif," ujarnya.
Piprim mengungkapkan selama masa pandemi dan pascapandemi, cakupan imunisasi menurun signifikan dan mengakibatkan sejumlah kejadian luar biasa (KLB) di beberapa daerah.
Dia menyebutkan sejumlah penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan melakukan imunisasi seperti Polio di Aceh dan Jawa Barat, juga difteri dan campak di berbagai daerah Indonesia tumbuh karena kurangnya cakupan imunisasi.
"Hal ini merupakan alarm bagi kita semua agar berupaya untuk meningkatkan kembali cakupan imunisasi di tingkat tinggi agar kekebalan komunitas segera terwujud kembali serta berbagai KLB bisa dikendalikan,” katanya.(ASl/Red/MP).


.jpg)
.jpg)





.jpg)






