- Jejak Narkoba di Majalengka Terkuak, Polisi Bongkar Dugaan Produsen Tembakau Sintetis
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
HUT ke-1 BTNI, Tumbuhkan Semangat Kebhinnekaan dan Nasionalisme

Keterangan Gambar : Perayaan HUT ke-1 BTNI, di gedung BTNI Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Bhinneka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI), organisasi yang baru setahun berdiri, menggelar perayaan hari ulang tahunnya yang pertama di Markas Besar BTNI di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta, Minggu,(18/08/2024). Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga meneguhkan komitmen BTNI dalam menjaga persatuan dan kebhinnekaan di Indonesia.

Baca Lainnya :
- HUT ke-1 BTNI, Tumbuhkan Semangat Kebhinnekaan dan Nasionalisme
- UID dan Yayasan Bunga Bali Gelar Pameran dan Lelang Lukisan Dari Seniman untuk Pahlawan Seni dan Olahraga Indonesia
Sejak didirikan pada 17 Agustus 2023, BTNI telah aktif dalam berbagai kegiatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinnekaan. Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT sekaligus Sekretaris Jenderal BTNI, Andry Gunawan, memaparkan rangkaian aktivitas yang telah dilaksanakan oleh BTNI selama setahun terakhir. "BTNI mengedepankan prinsip kebersamaan tanpa memandang suku, ras, agama, dan golongan. Kami merayakan berbagai perayaan agama, seperti buka puasa bersama, Natal, dan Waisak, sebagai wujud nyata dari komitmen kebhinnekaan," ujar Andry.

Perayaan ini turut dimeriahkan oleh penampilan beberapa artis undangan, termasuk Mia Ismi, Icha Yank, dan Boby Bollywood, yang menghibur para tamu undangan. Meski baru berdiri setahun, BTNI telah menorehkan prestasi yang cukup signifikan, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum BTNI, Vera Umbara. "Kami bersyukur BTNI dapat bergerak dengan baik selama ini. Dalam semangat persatuan, kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, karena bersatu kita kuat," tutur Vera.

Jahja Soenarjo, Ketua Dewan Pakar BTNI, dalam sambutannya mengingatkan bahwa perjalanan BTNI masih panjang. "Meski BTNI masih seperti bayi yang baru belajar merangkak, kita harus tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai pedoman. Perjuangan kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," kata Jahja.
Anthony Putihrai, Dewan Pembina BTNI, menekankan pentingnya kontribusi pengusaha dalam mendukung perekonomian nasional. Ia juga mengingatkan agar komunitas Tionghoa tidak hanya fokus pada kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar. "Sebagai pengusaha, kita harus memberikan yang terbaik, termasuk dengan membayar pajak sebagai kontribusi nyata bagi negara," jelas Anthony.

Sementara itu, Erros Djarot, pendiri dan pemrakarsa BTNI, menegaskan bahwa BTNI hadir untuk menjadi benteng bagi suku Tionghoa di Indonesia yang sering kali menjadi kambing hitam dalam berbagai isu sosial. "Kita semua adalah warga negara Indonesia, dan BTNI berdiri untuk melindungi Merah Putih. Jangan takut, kita harus terus memperjuangkan kebhinnekaan," tegas Erros.
Acara yang digelar sehari setelah peringatan Hari Kemerdekaan RI ini, tidak hanya menjadi momentum perayaan ulang tahun BTNI, tetapi juga sebagai refleksi atas pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Dengan semangat yang tinggi, BTNI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di Indonesia.
Perayaan HUT BTNI yang pertama ini pun ditutup dengan pesan kuat dari para pemimpin organisasi, bahwa BTNI akan terus berjuang untuk menjadi pelindung dan pemersatu bangsa, selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebhinnekaan yang telah menjadi pilar bangsa Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)








.jpg)




