- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
- Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029
- Proyek Strategis 2029, Bupati Barito Utara Targetkan Seluruh Kecamatan Terhubung Jalur Darat Melalui Skema Multiyears
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polrestro Depok oleh Kapolda Metro
- Resmob PMJ Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng
- LPDB Koperasi Bidik Basis Massa Suporter Sepak Bola untuk Bangun Ekonomi Komunitas
- Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi
- 150 ribu Batang Rokok Ilegal Disita di Majalengka, Peredaran Masih Marak
HUT ke-1 BTNI, Tumbuhkan Semangat Kebhinnekaan dan Nasionalisme

Keterangan Gambar : Perayaan HUT ke-1 BTNI, di gedung BTNI Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Bhinneka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI), organisasi yang baru setahun berdiri, menggelar perayaan hari ulang tahunnya yang pertama di Markas Besar BTNI di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta, Minggu,(18/08/2024). Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga meneguhkan komitmen BTNI dalam menjaga persatuan dan kebhinnekaan di Indonesia.

Baca Lainnya :
- HUT ke-1 BTNI, Tumbuhkan Semangat Kebhinnekaan dan Nasionalisme
- UID dan Yayasan Bunga Bali Gelar Pameran dan Lelang Lukisan Dari Seniman untuk Pahlawan Seni dan Olahraga Indonesia
Sejak didirikan pada 17 Agustus 2023, BTNI telah aktif dalam berbagai kegiatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinnekaan. Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT sekaligus Sekretaris Jenderal BTNI, Andry Gunawan, memaparkan rangkaian aktivitas yang telah dilaksanakan oleh BTNI selama setahun terakhir. "BTNI mengedepankan prinsip kebersamaan tanpa memandang suku, ras, agama, dan golongan. Kami merayakan berbagai perayaan agama, seperti buka puasa bersama, Natal, dan Waisak, sebagai wujud nyata dari komitmen kebhinnekaan," ujar Andry.

Perayaan ini turut dimeriahkan oleh penampilan beberapa artis undangan, termasuk Mia Ismi, Icha Yank, dan Boby Bollywood, yang menghibur para tamu undangan. Meski baru berdiri setahun, BTNI telah menorehkan prestasi yang cukup signifikan, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum BTNI, Vera Umbara. "Kami bersyukur BTNI dapat bergerak dengan baik selama ini. Dalam semangat persatuan, kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, karena bersatu kita kuat," tutur Vera.

Jahja Soenarjo, Ketua Dewan Pakar BTNI, dalam sambutannya mengingatkan bahwa perjalanan BTNI masih panjang. "Meski BTNI masih seperti bayi yang baru belajar merangkak, kita harus tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai pedoman. Perjuangan kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," kata Jahja.
Anthony Putihrai, Dewan Pembina BTNI, menekankan pentingnya kontribusi pengusaha dalam mendukung perekonomian nasional. Ia juga mengingatkan agar komunitas Tionghoa tidak hanya fokus pada kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar. "Sebagai pengusaha, kita harus memberikan yang terbaik, termasuk dengan membayar pajak sebagai kontribusi nyata bagi negara," jelas Anthony.

Sementara itu, Erros Djarot, pendiri dan pemrakarsa BTNI, menegaskan bahwa BTNI hadir untuk menjadi benteng bagi suku Tionghoa di Indonesia yang sering kali menjadi kambing hitam dalam berbagai isu sosial. "Kita semua adalah warga negara Indonesia, dan BTNI berdiri untuk melindungi Merah Putih. Jangan takut, kita harus terus memperjuangkan kebhinnekaan," tegas Erros.
Acara yang digelar sehari setelah peringatan Hari Kemerdekaan RI ini, tidak hanya menjadi momentum perayaan ulang tahun BTNI, tetapi juga sebagai refleksi atas pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Dengan semangat yang tinggi, BTNI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di Indonesia.
Perayaan HUT BTNI yang pertama ini pun ditutup dengan pesan kuat dari para pemimpin organisasi, bahwa BTNI akan terus berjuang untuk menjadi pelindung dan pemersatu bangsa, selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebhinnekaan yang telah menjadi pilar bangsa Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















