- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
- Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029
- Proyek Strategis 2029, Bupati Barito Utara Targetkan Seluruh Kecamatan Terhubung Jalur Darat Melalui Skema Multiyears
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polrestro Depok oleh Kapolda Metro
- Resmob PMJ Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng
- LPDB Koperasi Bidik Basis Massa Suporter Sepak Bola untuk Bangun Ekonomi Komunitas
- Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi
- 150 ribu Batang Rokok Ilegal Disita di Majalengka, Peredaran Masih Marak
UID dan Yayasan Bunga Bali Gelar Pameran dan Lelang Lukisan Dari Seniman untuk Pahlawan Seni dan Olahraga Indonesia

Keterangan Gambar : Yayasan Bunga Bali dan Sanggar Ring Luwur Akasa menyelenggarakan pameran dan lelang lukisan amal bertema “Bhinneka Tunggal Ika” untuk pahlawan Indonesia di bidang seni dan olahraga yang diselenggarakan pada tanggal 28 November 2023 di The Club, Djakarta Theater Live, Jakarta Pusat.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Yayasan Upaya Indonesia Damai atau dikenal dengan United In
Diversity Foundation (UID) bekerja sama dengan Yayasan Bunga Bali dan Sanggar Ring
Luwur Akasa menyelenggarakan pameran dan lelang lukisan amal bertema “Bhinneka Tunggal Ika” untuk pahlawan Indonesia di bidang seni dan olahraga yang diselenggarakan
Baca Lainnya :
- HUT ke-1 BTNI, Tumbuhkan Semangat Kebhinnekaan dan Nasionalisme
- Bupati Asahan Resmi Tutup PSBD ke V
- Bupati Asahan Lepas Parade Seni dan Budaya 14 Etnis
- Gubsu Buka PSBD ke V Kabupaten Asahan
- Tri Adhianto Resmikan Pameran Wedding Terbesar Kota Bekasi
pada tanggal 28 November 2023 di The Club, Djakarta Theater Live, Jakarta Pusat.
Menampilkan 68 lukisan karya seniman Indonesia dari berbagai latar belakang, mulai dari
seniman tradisional hingga seniman kontemporer dari Bali, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya, hasil lelang akan disalurkan kepada para mereka yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah seni dan olahraga namun mengalami kesulitan finansial di usia tua.
“UID bekerja sama dengan Yayasan Bunga Bali dan Sanggar Ring Luwur Akasa memiliki niatan baik untuk membantu pemerintah dalam memperhatikan nasib para pahlawan bangsa dalam mendapatkan pengobatan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Tantowi Yahya, Presiden UID dalam konferensi pers yang diadakan sebelum acara lelang dimulai.
Tantowi berharap, acara ini bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung para pahlawan tersebut dan hasil lelang dapat membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka. Hal ini sejalan dengan makna yang terkandung dalam semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika', yakni sebagai komponen anak bangsa, walaupun berbeda dalam latar belakang memiliki satu tujuan yaitu untuk kemajuan bangsa.
Hal tersebut didukung oleh pernyataan Gde Putu Arya Kusuma, sebagai perwakilan dari Yayasan Bunga Bali, yang mengungkapkan bahwa inisiatif dalam kerja budaya ini berlangsung untuk merayakan kehidupan humanis dalam merawat harmoni berbangsa.
"Pameran lelang lukisan amal Merajut Kebhinnekaan dengan tajuk Bhinneka Tunggal Ika Berkarya untuk Pertiwi: Satoe Nusa, Satoe Bangsa, Satoe Djiwa ini merupakan inisiatif dalam kerja budaya. Menghadirkan peristiwa kesenian yang berikhtiar menerjemahkan ke-Indonesiaan dalam perspektif kemajemukan bangsa. Merayakan kehidupan humanis non sektarian dengan sikap inklusif, setara, dialogis, toleran dan saling menghormati demi merawat harmoni berbangsa," terang Gde Putu.
Beberapa nama yang menjadi penerima manfaat antara lain, Budiono Sutikno (pemain sepak bola), Mardi Lestari (pelari), Sukardi (penyanyi keroncong), Putu Wijaya (budayawan sastra Indonesia), H. Ukat (penyanyi dangdut Indonesia) dan lain-lain.
Acara amal ini dipandu oleh Helmy Yahya sebagai juru lelang dan didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi(KEMENDIKBUDRISTEK), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), sebagi bentuk apresiasi atas jasa-jasa bangsa Indonesia, pahlawan seni dan olahraga.

Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam suratnya mendukung penuh kegiatan sosial dan amal ini. "Saya atas nama Lembaga dan pribadi sangat mendukung acara ini sebagai ajang apresiasi seni dan memperhalus jiwa kita", ungkapnya.
UID berharap pameran ini dapat menjadi sarana penggalangan dana dan memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Tentang United In Diversity
Yayasan Upaya Indonesia Damai atau dikenal juga sebagai United In Diversity (UID) memfasilitasi para pemimpin tiga sektor untuk membuat dan menerapkan solusi berkelanjutan untuk tantangan terbesar di kawasan ini.
Didirikan pada tahun 2003 sebagai organisasi nirlaba dengan para pemimpin Indonesia dari bisnis, pemerintah, dan masyarakat sipil. Visi UID adalah Indonesia yang bersatu dan damai melalui sinergi antar berbagai komponen masyarakat Indonesia dan dunia internasional. Misi kami adalah untuk melayani sebagai platform pendidikan dan untuk bertindak sebagai katalis untuk membangun kepercayaan dan kerjasama antara bisnis, sektor publik, dan masyarakat sipil melalui proses pembelajaran untuk masa depan bersama yang berkelanjutan.
Tentang Yayasan Bunga Bali
Yayasan Bunga Bali merupakan yayasan sosial yang berdiri pada tahun 2004 digagas oleh mantan gubernur bali bapak Drs. Dewa Made Bertha. Bergerak sebagai pusat rehabilitasi sosial tuna daksa khususnya untuk anak-anak dan masyarakat yang memiliki kelainan tubuh atau fisik karena bawaan lahir, kecelakaan, atau sebab lainnya.
Fokus lain yang dijalankan dalam yayasan, yakni pembuatan kerajinan yang dihasilkan oleh anak-anak atau masyarakat yang memiliki tuna daksa dengan hasil kerajinan dipasarkan pada pameran ataupun melalui sosial media bekerjasama dengan ISI Denpasar. Yayasan Bunga Bali merawat para penyandang disabilitas mulai dari umur 0 Tahun hingga 80 Tahun.(Reporter: Achmad Sholeh/Alek).

.jpg)















