- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total

Keterangan Gambar : Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Akses jalan seputar wilayah Pasar Kemis hampir semua macet total, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, semalam sampai pagi, Rabu (15/3/23).
Dari pantauan megapolitanpos.com, akses jalan raya Kotabumi menuju Kota Tangerang, macet total dan tidak bisa bergerak sama sekali, hal tersebut disebabkan beberapa akses jalan yang tergenang banjir, seperti di bundaran Regency 2 arah perumahan Total Persada.
Demikian juga dari pantauan, akses melalui jalan raya Pasar Kemis menuju Jatiuwung Kota Tangerang macet parah dan tidak bergerak sama sekali, mulai dari pintu keluar Perumahan Tangerang Elok.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM

Zefan seorang karyawan di perusahaan swasta yang hendak berangkat kerja ke daerah BSD mengatakan ia terjebak macet di jalan raya Kotabumi mulai dari depan eks Sabar Subur, kendaraan sudah tidak bergerak.
"Akhirnya saya telpon kantor izin tidak masuk dan pulang kerumah lagi, dan kantor mengizinkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau WFH," ujarnya.
Beberapa warga memutuskan untuk kembali pulang kerumah karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena macet total, dan bisa bergerak sama sekali.Jhn

















