- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total

Keterangan Gambar : Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Akses jalan seputar wilayah Pasar Kemis hampir semua macet total, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, semalam sampai pagi, Rabu (15/3/23).
Dari pantauan megapolitanpos.com, akses jalan raya Kotabumi menuju Kota Tangerang, macet total dan tidak bisa bergerak sama sekali, hal tersebut disebabkan beberapa akses jalan yang tergenang banjir, seperti di bundaran Regency 2 arah perumahan Total Persada.
Demikian juga dari pantauan, akses melalui jalan raya Pasar Kemis menuju Jatiuwung Kota Tangerang macet parah dan tidak bergerak sama sekali, mulai dari pintu keluar Perumahan Tangerang Elok.
Baca Lainnya :
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga

Zefan seorang karyawan di perusahaan swasta yang hendak berangkat kerja ke daerah BSD mengatakan ia terjebak macet di jalan raya Kotabumi mulai dari depan eks Sabar Subur, kendaraan sudah tidak bergerak.
"Akhirnya saya telpon kantor izin tidak masuk dan pulang kerumah lagi, dan kantor mengizinkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau WFH," ujarnya.
Beberapa warga memutuskan untuk kembali pulang kerumah karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena macet total, dan bisa bergerak sama sekali.Jhn

















