- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Ranmor Polda Metro Ungkap Dugaan Ekspor Motor Ilegal
- Satresnarkoba Barito Utara Bongkar Peredaran Sabu, DPRD H Tajeri Beri Apresiasi Tinggi
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026
- 50% Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total

Keterangan Gambar : Hujan Semalaman, Akses Jalan Seputar Pasar Kemis Macet Total
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Akses jalan seputar wilayah Pasar Kemis hampir semua macet total, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, semalam sampai pagi, Rabu (15/3/23).
Dari pantauan megapolitanpos.com, akses jalan raya Kotabumi menuju Kota Tangerang, macet total dan tidak bisa bergerak sama sekali, hal tersebut disebabkan beberapa akses jalan yang tergenang banjir, seperti di bundaran Regency 2 arah perumahan Total Persada.
Demikian juga dari pantauan, akses melalui jalan raya Pasar Kemis menuju Jatiuwung Kota Tangerang macet parah dan tidak bergerak sama sekali, mulai dari pintu keluar Perumahan Tangerang Elok.
Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Ayo Manfaatkan, BLK Kota Tangerang Buka Pendaftaran Pelatihan Menjahit Pakaian Pria dan Wanita Gratis

Zefan seorang karyawan di perusahaan swasta yang hendak berangkat kerja ke daerah BSD mengatakan ia terjebak macet di jalan raya Kotabumi mulai dari depan eks Sabar Subur, kendaraan sudah tidak bergerak.
"Akhirnya saya telpon kantor izin tidak masuk dan pulang kerumah lagi, dan kantor mengizinkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau WFH," ujarnya.
Beberapa warga memutuskan untuk kembali pulang kerumah karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena macet total, dan bisa bergerak sama sekali.Jhn

















