- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
- Cegah Stunting Dan Pemenuhan Gizi : Dinas Perikanan Bagikan 150 Paket Olahan Ikan Untuk Ibu Hamil Dan Balita Serta Lansia Di Kecamatan Curug.
- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
Hujan Deras Tak Padamkan Semangat: Pentas Budaya PWI Jakarta Tetap Meriah di Gunung Padang

Keterangan Gambar : Pentas Budaya PWI Jakarta di Situs Gunung Padang
MEGAPOLITANPOS.COM, Cianjur, — Meski diguyur hujan deras sejak siang hingga malam, Pentas Budaya PWI Jakarta di Situs Gunung Padang tetap berlangsung meriah dan penuh makna. Acara yang semula direncanakan di area terbuka terpaksa dipindah ke Pendopo Gunung Padang, namun suasana justru menjadi lebih hangat dan intim.

Baca Lainnya :
- PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Penutupan UKW PWI Jabar, Atal S Depari Ingatkan Bahaya Berita Tak Terverifikasi
Rangkaian pertunjukan dibuka dengan alunan Sape oleh Ghodiel Sapeq dan Arke Nurdjatni Soedjatno, disusul Tari Bedhoyo Nawasena persembahan Perkumpulan Arkamaya Sukma yang menghadirkan pesan keselamatan dan harapan. Komunitas SlarasBudaya kemudian membawakan Tari Rejang Sari, menegaskan nilai kebersamaan dan ketulusan.

Penanggung jawab kegiatan, Dar Edi Yoga, menegaskan bahwa cuaca ekstrem tidak sedikit pun mengurangi esensi acara yang bertujuan merawat kebudayaan dan memperkuat jati diri bangsa. Apresiasi juga datang dari Ketua Tim Penelitian dan Pemulihan Situs Megalitik Gunung Padang, Ali Akbar, yang menilai pagelaran ini meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pelestarian situs bersejarah.
Ketua Panitia Rudolf Simbolon menyebut suasana pendopo justru membuat kedekatan batin antara penampil dan penonton semakin terasa. Didukung oleh Oval Advertising dan Pertamina Hulu Indonesia, pagelaran budaya ini kembali menegaskan bahwa seni mampu menyatukan sejarah, spiritualitas, dan keberagaman Nusantara.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, termasuk Laksma TNI (Purn) Darbagus J.P, Romo Kolonel (Purn) Yos Bintoro, Pr., dan jajaran PWI Pusat serta PWI Jaya. Pentas budaya ini menjadi bukti bahwa semangat pelestarian budaya tidak mudah padam, bahkan oleh hujan deras sekalipun.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)











