- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
Hujan Deras Tak Padamkan Semangat: Pentas Budaya PWI Jakarta Tetap Meriah di Gunung Padang

Keterangan Gambar : Pentas Budaya PWI Jakarta di Situs Gunung Padang
MEGAPOLITANPOS.COM, Cianjur, — Meski diguyur hujan deras sejak siang hingga malam, Pentas Budaya PWI Jakarta di Situs Gunung Padang tetap berlangsung meriah dan penuh makna. Acara yang semula direncanakan di area terbuka terpaksa dipindah ke Pendopo Gunung Padang, namun suasana justru menjadi lebih hangat dan intim.

Baca Lainnya :
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
Rangkaian pertunjukan dibuka dengan alunan Sape oleh Ghodiel Sapeq dan Arke Nurdjatni Soedjatno, disusul Tari Bedhoyo Nawasena persembahan Perkumpulan Arkamaya Sukma yang menghadirkan pesan keselamatan dan harapan. Komunitas SlarasBudaya kemudian membawakan Tari Rejang Sari, menegaskan nilai kebersamaan dan ketulusan.

Penanggung jawab kegiatan, Dar Edi Yoga, menegaskan bahwa cuaca ekstrem tidak sedikit pun mengurangi esensi acara yang bertujuan merawat kebudayaan dan memperkuat jati diri bangsa. Apresiasi juga datang dari Ketua Tim Penelitian dan Pemulihan Situs Megalitik Gunung Padang, Ali Akbar, yang menilai pagelaran ini meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pelestarian situs bersejarah.
Ketua Panitia Rudolf Simbolon menyebut suasana pendopo justru membuat kedekatan batin antara penampil dan penonton semakin terasa. Didukung oleh Oval Advertising dan Pertamina Hulu Indonesia, pagelaran budaya ini kembali menegaskan bahwa seni mampu menyatukan sejarah, spiritualitas, dan keberagaman Nusantara.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, termasuk Laksma TNI (Purn) Darbagus J.P, Romo Kolonel (Purn) Yos Bintoro, Pr., dan jajaran PWI Pusat serta PWI Jaya. Pentas budaya ini menjadi bukti bahwa semangat pelestarian budaya tidak mudah padam, bahkan oleh hujan deras sekalipun.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)


.jpg)








