- Saan Mustopa: Safari Ramadhan Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bung Karno
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
- Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis
- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026
- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
Hujan Deras Tak Padamkan Semangat: Pentas Budaya PWI Jakarta Tetap Meriah di Gunung Padang

Keterangan Gambar : Pentas Budaya PWI Jakarta di Situs Gunung Padang
MEGAPOLITANPOS.COM, Cianjur, — Meski diguyur hujan deras sejak siang hingga malam, Pentas Budaya PWI Jakarta di Situs Gunung Padang tetap berlangsung meriah dan penuh makna. Acara yang semula direncanakan di area terbuka terpaksa dipindah ke Pendopo Gunung Padang, namun suasana justru menjadi lebih hangat dan intim.

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- Gubernur Andra Soni: HPN 2026 Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Banten
- Refleksi Kinerja 1 Tahun Pemerintah Kota Bogor
- Hendry Ch Bangun Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI dalam Jurnalisme
- Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
Rangkaian pertunjukan dibuka dengan alunan Sape oleh Ghodiel Sapeq dan Arke Nurdjatni Soedjatno, disusul Tari Bedhoyo Nawasena persembahan Perkumpulan Arkamaya Sukma yang menghadirkan pesan keselamatan dan harapan. Komunitas SlarasBudaya kemudian membawakan Tari Rejang Sari, menegaskan nilai kebersamaan dan ketulusan.

Penanggung jawab kegiatan, Dar Edi Yoga, menegaskan bahwa cuaca ekstrem tidak sedikit pun mengurangi esensi acara yang bertujuan merawat kebudayaan dan memperkuat jati diri bangsa. Apresiasi juga datang dari Ketua Tim Penelitian dan Pemulihan Situs Megalitik Gunung Padang, Ali Akbar, yang menilai pagelaran ini meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pelestarian situs bersejarah.
Ketua Panitia Rudolf Simbolon menyebut suasana pendopo justru membuat kedekatan batin antara penampil dan penonton semakin terasa. Didukung oleh Oval Advertising dan Pertamina Hulu Indonesia, pagelaran budaya ini kembali menegaskan bahwa seni mampu menyatukan sejarah, spiritualitas, dan keberagaman Nusantara.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, termasuk Laksma TNI (Purn) Darbagus J.P, Romo Kolonel (Purn) Yos Bintoro, Pr., dan jajaran PWI Pusat serta PWI Jaya. Pentas budaya ini menjadi bukti bahwa semangat pelestarian budaya tidak mudah padam, bahkan oleh hujan deras sekalipun.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).













