- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Merawat Musik Tradisi melalui Reperasi Alat Musik Gambang Kromong

MEGAPOLITANPOS.COM - Sebuah nama grup musik tradisional Gambang Kromong Tradisional “Darling Sekawan” nampaknya bakal tinggal nama, lantaran tidak pernah pentas lagi.
Bagaimana mau berpentas, kalau alat alat Gambang dan instrument lain seperti tekyan, krecek, gong dan kenong yang merupakan kesatuan dari bunyi yang dihasilkan, dari waktu ke waktu tergerus oleh minimnya perawatan dan tempat untuk “ berteduh”.
Satu persatu alat musik mulai rusak dan kayunya keropos dan rapuh,karena diterpa tampias air hujan dan udara ekstrem yang datang silih berganti.
Baca Lainnya :
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
Sampai akhirnya, pemimpin grup musik ini,Harry de Fretes mengambil inisiatif untuk menyelamatkan alat alat musik tradisionil ini dengan cara menggalang dana yang akan digunakan untuk melakukan “ renovasi” dan reinventarisasi secara bertahap.
Diutarakanlah keinginan ini kepada aplikasi kitabisa.com yang syukur alhamdulilah menyambut dengan baik tawaran untuk berkolaborasi ini.
Dengan melihat tujuan untuk menyelematkan seni-tradisi khususnya musik tradisionil, akhirnya dibuatlah suatu kesepakatan bersama untuk melakukan aksi fund-raising yang sudah dimulai sejak 1 February silam.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali Alat Musik Grup Gambang Kromong “ Darling Sekawan” dengan cara: mereparasi alat yang rusak, membeli jnstrument yang kurang serta menyediakan ruangan khusus untuk merawat agar terlindungi dari ha hal yang akan “ merusak” alat alat ini dari gangguan apapun.
Dukungan dari pemerhati dan pecinta budaya, dapat disalurkan melalui kitabisa.com dan pergerakkan fund-raising ini juga dapat dipantau secara terbuka melalui aplikasi tersebut.
"Mari, lindungi dan lestarikan musik tradisional kita," tutupnya ** (Jhn)



.jpg)












