- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
Merawat Musik Tradisi melalui Reperasi Alat Musik Gambang Kromong

MEGAPOLITANPOS.COM - Sebuah nama grup musik tradisional Gambang Kromong Tradisional “Darling Sekawan” nampaknya bakal tinggal nama, lantaran tidak pernah pentas lagi.
Bagaimana mau berpentas, kalau alat alat Gambang dan instrument lain seperti tekyan, krecek, gong dan kenong yang merupakan kesatuan dari bunyi yang dihasilkan, dari waktu ke waktu tergerus oleh minimnya perawatan dan tempat untuk “ berteduh”.
Satu persatu alat musik mulai rusak dan kayunya keropos dan rapuh,karena diterpa tampias air hujan dan udara ekstrem yang datang silih berganti.
Baca Lainnya :
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Bazar Peduli Ramadhan di Majalengka Diserbu Warga, Sembako hingga Pakaian Murah Laris Manis
Sampai akhirnya, pemimpin grup musik ini,Harry de Fretes mengambil inisiatif untuk menyelamatkan alat alat musik tradisionil ini dengan cara menggalang dana yang akan digunakan untuk melakukan “ renovasi” dan reinventarisasi secara bertahap.
Diutarakanlah keinginan ini kepada aplikasi kitabisa.com yang syukur alhamdulilah menyambut dengan baik tawaran untuk berkolaborasi ini.
Dengan melihat tujuan untuk menyelematkan seni-tradisi khususnya musik tradisionil, akhirnya dibuatlah suatu kesepakatan bersama untuk melakukan aksi fund-raising yang sudah dimulai sejak 1 February silam.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali Alat Musik Grup Gambang Kromong “ Darling Sekawan” dengan cara: mereparasi alat yang rusak, membeli jnstrument yang kurang serta menyediakan ruangan khusus untuk merawat agar terlindungi dari ha hal yang akan “ merusak” alat alat ini dari gangguan apapun.
Dukungan dari pemerhati dan pecinta budaya, dapat disalurkan melalui kitabisa.com dan pergerakkan fund-raising ini juga dapat dipantau secara terbuka melalui aplikasi tersebut.
"Mari, lindungi dan lestarikan musik tradisional kita," tutupnya ** (Jhn)













