HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital

By Sigit 05 Feb 2026, 20:30:40 WIB Nasional
HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital

Keterangan Gambar : Si Juhan


MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Hari Pers Nasional (HPN) kembali diperingati setiap 9 Februari sebagai momentum refleksi peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada tahun 2026, peringatan HPN akan dipusatkan di Provinsi Banten sebagai tuan rumah, menegaskan komitmen insan pers dalam memperkuat demokrasi serta pembangunan nasional.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) secara resmi menetapkan tema HPN 2026, yakni "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat." Tema ini menegaskan posisi pers sebagai pilar keempat demokrasi di tengah tantangan disrupsi digital dan dinamika global yang terus berkembang.

Baca Lainnya :

Tema tersebut memuat tiga pilar utama.

Pertama, Pers Sehat, yang dimaknai sebagai pers profesional, independen, berintegritas, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik. Pers yang sehat menjadi fondasi penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.

Kedua, Ekonomi Berdaulat, yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi media agar tidak bergantung pada kepentingan tertentu. Kemandirian ini dinilai krusial agar media mampu bertahan dan berkembang di tengah dominasi platform digital global.

Ketiga, Bangsa Kuat, yang merepresentasikan kontribusi pers dalam memperkuat persatuan nasional, mendorong kemajuan, serta meningkatkan daya saing bangsa melalui pemberitaan yang konstruktif, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Logo dan Maskot Resmi "Si Juhan"

Selain tema, panitia HPN 2026 juga memperkenalkan logo dan maskot resmi yang terinspirasi dari kekayaan budaya dan alam Banten. Maskot tersebut diberi nama "Si Juhan", representasi antropomorfis dari Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), satwa endemik Indonesia yang kini berstatus langka.

Badak Jawa dipilih sebagai simbol ketangguhan, kekuatan, dan keteguhan prinsip. Nilai ini sejalan dengan karakter pers yang diharapkan tetap kokoh serta tidak mudah goyah oleh tekanan eksternal.

Maskot ini juga merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Baduy yang menjunjung nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmoni dengan alam.

Secara visual, Si Juhan digambarkan dinamis dengan membawa elemen jurnalistik seperti pena atau mikrofon, serta mengenakan atribut budaya khas Banten.

Warna dominan logo mencakup hijau sebagai lambang ketahanan, merah-putih sebagai simbol nasionalisme, serta aksen emas yang merepresentasikan semangat kemajuan.

Logo HPN 2026 turut menampilkan tagline "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat" dengan elemen modern seperti layar digital, menegaskan adaptasi pers terhadap perkembangan teknologi informasi.

Dengan tema, logo, dan maskot tersebut, HPN 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi insan pers nasional untuk memperkuat profesionalisme, menjaga independensi, serta terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.




  • Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani

    🕔12:28:14, 25 Mei 2026
  • Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial

    🕔20:53:42, 24 Mei 2026
  • Pemerintah Siapkan Regulasi DHE dan Ekspor CPO Jelang Berlaku 1 Juni 2026

    🕔21:01:45, 21 Mei 2026
  • Sidang Isbat Putuskan 1 Zulhijjah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Digelar Rabu Depan

    🕔07:11:18, 18 Mei 2026
  • Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Polri Panen Jagung Serentak di Ratusan Ribu Hektare

    🕔07:28:06, 18 Mei 2026