- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Mahasiswa Majalengka Dorong Kolaborasi Mitigasi Bencana Bersama DPRD dan BPBD

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka H Iing Misbahuddin saat audensi bersama Aliansi BEM. Kamis, (05/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam, Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka menerima audiensi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-kabupaten setempat. Kamis, (05/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut juga dihadiri perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka.
Fokus utama diskusi adalah peran strategis mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana, termasuk pemeliharaan infrastruktur dan peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman seperti banjir, longsor, serta angin kencang yang kerap melanda wilayah Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, menegaskan bahwa mahasiswa bukan sekadar penyampai kritik, melainkan mitra pembangunan yang vital.
"Mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen edukasi dan penggerak kesadaran publik. Semangat akademis mereka dikombinasikan dengan energi lapangan menjadi kekuatan tambahan bagi kami untuk membangun Majalengka yang lebih tangguh menghadapi bencana," ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan kerjasama berkelanjutan antara elemen mahasiswa, dewan legislatif daerah, dan BPBD.
Upaya bersama tersebut dianggap krusial mengingat Majalengka sering dilanda cuaca ekstrem, seperti banjir dan longsor yang baru-baru ini menimpa ratusan rumah serta lahan pertanian di awal 2026.
Inisiatif ini mencerminkan tren positif di daerah-daerah rawan bencana di Indonesia, di mana generasi muda melalui organisasi kampus semakin aktif terlibat dalam program pencegahan dan edukasi bencana, sejalan dengan arahan nasional untuk memperkuat budaya siaga bencana di tingkat masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten/kota lain dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana alam yang semakin sering terjadi. **(Agit)







.jpg)



.jpg)




