- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
- Inovasi Produk Makanan dan Minuman Mendunia, SIAL 2026 Hadirkan 10 Finalis Terbaik
- DPRD Provinsi Maluku Desak Penertiban DAS Waitomu, Wajo: Konstruksi Harus Dibongkar
- Empat OPD Pemprov Maluku Dievaluasi, Komisi II DPRD Provinsi Catat Perkembangan Positif
- Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun
- Dandim 0808/Blitar Terima Kunker Mentan RI di Udanawu, TNI Siap Dukung Kemandirian Pangan.
- PP Polri Beri Dukungan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto dalam Penegakan Hukum Oknum Polisi
- Tenaga Ahli Komisi II MPR Bersama Pengusaha Bela Bangsa Sambangi PT STM: Dorong Kolaborasi Strategis dan Inovasi Berbasis Data demi Kemakmuran Bangsa
Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat

Keterangan Gambar : Pemasangan Stiker.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, resmi meluncurkan inovasi "Simpatik Paman Bansos" (Sistem Penempelan Stiker Penerima Manfaat Bantuan Sosial). Rabu, (05/02/2026).
Launching program tersebut dilakukan langsung oleh Camat Leuwimunding, Wawan Kurniawan, didampingi unsur muspika, sebagai bentuk komitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial di wilayahnya.
Inovasi ini diwujudkan melalui pemasangan stiker khusus di rumah penerima manfaat bansos. Stiker menjadi penanda sekaligus sarana kontrol sosial agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
Bansos datang membawa harapan, untuk warga yang benar membutuhkan. Bila tepat jatuh pada tujuan, keadilan pun ikut bertumbuh.
Camat Wawan menjelaskan, program ini bertujuan mencegah ketidaktepatan sasaran sekaligus membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat.
"Dengan adanya Simpatik Paman Bansos, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih transparan, tepat sasaran, dan dapat diawasi bersama-sama," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga, untuk mendukung inovasi ini demi tata kelola bansos yang bersih dan akuntabel.
Stiker kecil di dinding rumah, namun maknanya begitu dalam. Bukan sekadar tanda semata, tapi wujud amanah yang ditanam.
Warga Leuwimunding menyambut baik langkah tersebut. Asep (45) menilai program ini membantu memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
"Kalau ada yang tidak tepat sasaran, masyarakat juga bisa ikut mengawasi," katanya.
Hal senada disampaikan Junah (38) yang menyebut inovasi ini dapat mengurangi kecemburuan sosial di masyarakat.
"Program ini bagus, jadi penyaluran bantuan lebih terbuka dan adil," ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Leuwimunding optimistis inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik pengelolaan bansos, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program kesejahteraan sosial.
Semoga bansos jadi berkah, bukan sekadar angka dan nama. Karena bantuan yang tepat sasaran, adalah keadilan bagi sesama.







.jpg)








