- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Parmana Setiawan Soroti PBG dan Solusi Warga MBR dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Dewan Gun Sriwitanto Tekankan Sosialisasi hingga Tingkat RT dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tata Kelola Keuangan, LKPD Disampaikan ke BPK
- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat

Keterangan Gambar : Pemasangan Stiker.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, resmi meluncurkan inovasi "Simpatik Paman Bansos" (Sistem Penempelan Stiker Penerima Manfaat Bantuan Sosial). Rabu, (05/02/2026).
Launching program tersebut dilakukan langsung oleh Camat Leuwimunding, Wawan Kurniawan, didampingi unsur muspika, sebagai bentuk komitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial di wilayahnya.
Inovasi ini diwujudkan melalui pemasangan stiker khusus di rumah penerima manfaat bansos. Stiker menjadi penanda sekaligus sarana kontrol sosial agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Baca Lainnya :
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Headline Nasional : Baznas dan Dinas Sosial Majalengka Salurkan 50 Paket Sembako, Warga Rajawangi Bangkit Usai Puting Beliung
Bansos datang membawa harapan, untuk warga yang benar membutuhkan. Bila tepat jatuh pada tujuan, keadilan pun ikut bertumbuh.
Camat Wawan menjelaskan, program ini bertujuan mencegah ketidaktepatan sasaran sekaligus membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat.
"Dengan adanya Simpatik Paman Bansos, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih transparan, tepat sasaran, dan dapat diawasi bersama-sama," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga, untuk mendukung inovasi ini demi tata kelola bansos yang bersih dan akuntabel.
Stiker kecil di dinding rumah, namun maknanya begitu dalam. Bukan sekadar tanda semata, tapi wujud amanah yang ditanam.
Warga Leuwimunding menyambut baik langkah tersebut. Asep (45) menilai program ini membantu memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
"Kalau ada yang tidak tepat sasaran, masyarakat juga bisa ikut mengawasi," katanya.
Hal senada disampaikan Junah (38) yang menyebut inovasi ini dapat mengurangi kecemburuan sosial di masyarakat.
"Program ini bagus, jadi penyaluran bantuan lebih terbuka dan adil," ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Leuwimunding optimistis inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik pengelolaan bansos, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program kesejahteraan sosial.
Semoga bansos jadi berkah, bukan sekadar angka dan nama. Karena bantuan yang tepat sasaran, adalah keadilan bagi sesama.

















