- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
Helikopter Eastindo Air Jatuh Di Hutan Mantewe, Satu Korban Ditemukan

MEGAPOLITANPOS.COM - Banjarbaru – Helikopter BK117-D3 PK-RGH milik PT Eastindo Air yang hilang kontak sejak Senin (01/09/2025) akhirnya ditemukan jatuh di hutan Kecamatan Mantewe, Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (03/09/2025).
Tim SAR gabungan berhasil menemukan reruntuhan helikopter pada pukul 14.45 WITA, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan KNKT.
Selang satu jam kemudian, tim menemukan satu korban berjarak 100 meter dari bangkai pesawat.
Baca Lainnya :
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
Basarnas menyebut masih ada korban lain di dalam badan helikopter, namun jumlah pastinya belum diketahui karena kondisi pesawat terbakar. Evakuasi dilakukan dengan hati-hati sambil menunggu proses pembongkaran badan helikopter.
Seluruh unsur SAR, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD hingga relawan masyarakat setempat, masih berada di lokasi untuk memperkuat proses evakuasi.
“Basarnas berkomitmen melanjutkan operasi hingga seluruh korban berhasil dievakuasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujar Direktur Operasi Basarnas.
(A)

















