- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Hadiri Rakor Tingkat Menteri, Dr. Nurdin Usul DAS Wilayah Permukiman Bisa Diserahkan ke Daerah

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, di Kantor Kemenko PMK, Selasa (10/12/2024).
Dalam Rakor yang bertujuan untuk mengantisipasi dampak curah hujan tinggi di wilayah Jabodetabek ini, Dr. Nurdin, menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang siap mendukung arahan pemerintah pusat untuk menghadapi potensi banjir akibat curah hujan tinggi.

Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
"Hari ini, saya bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, menghadiri rapat koordinasi untuk membahas langkah antisipasi. Kota Tangerang, sebagai bagian dari wilayah Jabodetabek, akan menjalankan arahan dari pemerintah pusat. Kami juga terus mempersiapkan personel dan peralatan pendukung untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir," ujar Dr. Nurdin.
Dalam rapat tersebut, Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, juga menyampaikan kepada Menko PMK mengenai perubahan status beberapa wilayah Kota Tangerang yang kini menjadi kawasan permukiman, yang berdampak pada Daerah Aliran Sungai (DAS).
"Saya meminta kepada Bapak Menko untuk membantu menyerahkan pengelolaan DAS yang sudah berubah menjadi kawasan permukiman kepada Pemkot Tangerang, agar kami bisa lebih cepat menangani masalah banjir di kawasan tersebut. Saya juga mengusulkan agar dilakukan evaluasi terhadap rencana tata ruang Kota Tangerang, termasuk saluran airnya," tuturnya.
Ia berucap, "Alhamdulillah, tadi Pak Menko PMK merespons positif usulan tersebut dan menyatakan perlunya pembahasan lebih lanjut untuk mengevaluasi tata ruang secara menyeluruh," jelas Dr. Nurdin.
Sebagai tindak lanjut rapat, Pj. Wali Kota Tangerang, mengatakan, Pemkot Tangerang akan meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan pengerukan sendimentasi pada embung-embung dan ruang penampungan air agar kapasitasnya dapat dimaksimalkan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Tangerang untuk melakukan pengecekan pada embung-embung, lakukan pengerukan agar daya tampung airnya bisa maksimal sehingga bisa meminimalisir terjadinya banjir," ujar Dr. Nurdin.
Selain itu, Dr. Nurdin, juga mengimbau masyarakat Kota Tangerang untuk turut serta mempersiapkan diri menghadapi potensi banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
"Peran masyarakat sangat penting. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan memastikan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi musim penghujan," tutup Dr. Nurdin. ** (Jhn)
















