- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Hadiri Kajian Bahagia Bersama Al-Qur\'an, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Ramadan Momen Cuci Gudang Dosa

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil
MEGAOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Saat Bulan suci Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat spiritualitas melalui interaksi dengan Al-Qur'an. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kajian bertajuk "Bahagia Bersama Al-Qur'an" yang diinisiasi oleh Fansha Institute.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ibnu Khaldun, Kampus UIKA Bogor, pada Minggu 22 Februari 2026, menjadi momen penting bagi umat Muslim di Kota Bogor untuk mempersiapkan diri lahir dan batin.
Dalam sambutannya, Adityawarman menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan emas yang diberikan Allah SWT untuk menyucikan diri.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Ia mengibaratkan bulan suci ini sebagai waktu yang tepat bagi umat untuk melakukan pembersihan terhadap kesalahan masa lalu.
"Kedatangan bulan Ramadan adalah kesempatan emas untuk kita semua, terutama untuk 'cuci gudang' dosa. Sebagaimana janji Allah, barang siapa yang menjalankan shaum Ramadan dengan iman dan kesungguhan, insyaallah dihapuskan dosa-dosanya yang lalu," ujar Adityawarman.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengajak masyarakat untuk niat yang kuat sejak dini. Menurutnya, persiapan mental yang matang akan menjadikan Ramadan tahun ini sebagai perjalanan spiritual terbaik dalam hidup.
Lebih lanjut, Adityawarman memberikan apresiasi tinggi kepada Fansha Institute atas terselenggaranya kajian ini.
Ia menilai bekal spiritual seperti ini sangat dibutuhkan agar interaksi dengan Al-Qur'an tidak sekadar membaca, tetapi mampu menyentuh relung hati dan meningkatkan keimanan.
Ia menyoroti fenomena unik di mana semangat kaum muslimin dalam berinteraksi dengan kitab suci meningkat drastis selama bulan puasa.
"Mungkin di luar Ramadan membaca satu juz saja sulit, tapi di bulan suci ini, tiba-tiba kita bisa membaca dua hingga lima juz. Semoga keberkahan Al-Qur'an melimpah bagi kita semua, keluarga, serta seluruh masyarakat Kota Bogor," tambahnya.
Selain memberikan motivasi, kehadiran Ketua DPRD Kota Bogor ini juga memberikan penghargaan kepada para penghafal Al-Qur'an. Adityawar membacakan para pemenang Lomba Hifzil Qur'an yang telah berkompetisi sehari sebelumnya.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang Lomba Hifzil Qur'an berdasarkan kategori:
1. Kategori Juz Amma
Juara I: Widi Nursila (Bogor Barat)
Juara II: Iceu Mulyasari (Bogor Timur)
Juara III: Siti Nur Fatimah (Tanah Sareal)
2. Kategori Juz 29
Juara I: Faisal Falis (Tanah Sareal)
Juara II: Rina Priyati (Tanah Sareal)
Juara III: Indah Permatasari (Tanah Sareal)
3. Kategori Juz 28
Juara I: Danti Yawati (Bogor Tengah)
Juara II: Aska Azizah (Tanah Sareal)
Juara III: Nur Hayati
4. Kategori Surah An-Nashr dan At-Taubah:
Juara I: Ustadz Miftah Tauhid
Juara II: Luluh Kamalia
Juara III: Ustadz Saiful Muqarubin
Adityawarman berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pemenang dan masyarakat untuk terus mencintai, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.(**)









.jpg)






