- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Hadiri Kajian Bahagia Bersama Al-Qur\'an, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Ramadan Momen Cuci Gudang Dosa

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil
MEGAOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Saat Bulan suci Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat spiritualitas melalui interaksi dengan Al-Qur'an. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kajian bertajuk "Bahagia Bersama Al-Qur'an" yang diinisiasi oleh Fansha Institute.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ibnu Khaldun, Kampus UIKA Bogor, pada Minggu 22 Februari 2026, menjadi momen penting bagi umat Muslim di Kota Bogor untuk mempersiapkan diri lahir dan batin.
Dalam sambutannya, Adityawarman menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan emas yang diberikan Allah SWT untuk menyucikan diri.
Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Samanhudi Anwar Tegaskan Tata Kelola KONI yang Sudah Baik Dipertahankan
- Perkuat Sinergi, Polsek Pinang Serap dan Edukasi Narkoba Hingga Tawuran
- Sachrudin Jamin Kualitas Pendidikan Merata, Ini Daftar Sekolah Swasta Gratis
- Dugaan Persekusi, Keluarga Baharudin Ahmad Minta Hukum Ditegakkan
Ia mengibaratkan bulan suci ini sebagai waktu yang tepat bagi umat untuk melakukan pembersihan terhadap kesalahan masa lalu.
"Kedatangan bulan Ramadan adalah kesempatan emas untuk kita semua, terutama untuk 'cuci gudang' dosa. Sebagaimana janji Allah, barang siapa yang menjalankan shaum Ramadan dengan iman dan kesungguhan, insyaallah dihapuskan dosa-dosanya yang lalu," ujar Adityawarman.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengajak masyarakat untuk niat yang kuat sejak dini. Menurutnya, persiapan mental yang matang akan menjadikan Ramadan tahun ini sebagai perjalanan spiritual terbaik dalam hidup.
Lebih lanjut, Adityawarman memberikan apresiasi tinggi kepada Fansha Institute atas terselenggaranya kajian ini.
Ia menilai bekal spiritual seperti ini sangat dibutuhkan agar interaksi dengan Al-Qur'an tidak sekadar membaca, tetapi mampu menyentuh relung hati dan meningkatkan keimanan.
Ia menyoroti fenomena unik di mana semangat kaum muslimin dalam berinteraksi dengan kitab suci meningkat drastis selama bulan puasa.
"Mungkin di luar Ramadan membaca satu juz saja sulit, tapi di bulan suci ini, tiba-tiba kita bisa membaca dua hingga lima juz. Semoga keberkahan Al-Qur'an melimpah bagi kita semua, keluarga, serta seluruh masyarakat Kota Bogor," tambahnya.
Selain memberikan motivasi, kehadiran Ketua DPRD Kota Bogor ini juga memberikan penghargaan kepada para penghafal Al-Qur'an. Adityawar membacakan para pemenang Lomba Hifzil Qur'an yang telah berkompetisi sehari sebelumnya.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang Lomba Hifzil Qur'an berdasarkan kategori:
1. Kategori Juz Amma
Juara I: Widi Nursila (Bogor Barat)
Juara II: Iceu Mulyasari (Bogor Timur)
Juara III: Siti Nur Fatimah (Tanah Sareal)
2. Kategori Juz 29
Juara I: Faisal Falis (Tanah Sareal)
Juara II: Rina Priyati (Tanah Sareal)
Juara III: Indah Permatasari (Tanah Sareal)
3. Kategori Juz 28
Juara I: Danti Yawati (Bogor Tengah)
Juara II: Aska Azizah (Tanah Sareal)
Juara III: Nur Hayati
4. Kategori Surah An-Nashr dan At-Taubah:
Juara I: Ustadz Miftah Tauhid
Juara II: Luluh Kamalia
Juara III: Ustadz Saiful Muqarubin
Adityawarman berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pemenang dan masyarakat untuk terus mencintai, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.(**)

















