- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
Hadapi Cuaca Ekstrim Pemkab Blitar Siapkan Satgas Gabungan Siaga Bencana

Keterangan Gambar : Wabup Blitar Rahmat Santoso pimpin apel kesiap siagaan bencana didampingi kapolres, Dandim 0808 di aloon - aloon kankab kanigoro
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Mengahadapi musim Pancaroba, dan cuaca ekstrim Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan Satuan Tugas (Satgas ) kewaspadaan tanggap bencana alam, pembentukan tim gabungan diantaranya dari unsur TNI Polri, PMI, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Sosial dan relawan, tim kesiapsiagaan ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar bertempat di Aloon-Aloon Kanigoro, Senin (24/10/22).
Pada saat memimpin apel kesiapsiagaan benca pagi itu di Aloon - Aloon Kankab Blitar di Kanigoro, Wakil Bupati Blitar didampingi oleh Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom, Kapoleres Blitar Kota AKBP Argowiyono, dan Komandan Kodim 0808 Blitar Sapto Dwi Priono, apel dilanjutkan dengan pengecekan posko dan kesiapan peralatan penanggulangan bencana termasuk obat - obatan.

Baca Lainnya :
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
Rahmat Santoso menyampaikan, saat ini menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi ahir - ahir ini, masyarakat diminta selalu waspada, kondisi ekstrim seperti data yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ).
"Jadi dari hasil laporan BMKG, telah merekomendasikan beberapa langkah antisipasi dan mitigasi yang perlu dilakukan stakeholder maupun masyarakat,"ungkap Rahmat Santoso.
Terkait hal itu, masih ujar Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP Ikatan Penasihat Hukum (IPHI) antara lain himbauan agar Pemerintah Daerah yang masuk wilayah terdampak, rawan bencana agar segera melakukan antisipasi dan mitigasi di area rawan banjir, hujan es, rawan genangan air tinggi, rawan longsor, puting beliung, angin kencang termasuk badai ombak.

"Selain itu juga banyak yang terdapat disekitar kita sebagai faktor penyebab banjir, yakni selokan tersumbat ini juga sangat berpotensi banjir, luapan penampungan air seperti embung. Juga saya menyarankan kepada masyarakat untuk memangkas ranting pohon yang sudah rapuh dan memperkuat tegakan pohon dan lain sebagainya,"tutur Rahmat.
Dengan situasi dan kondisi sekarang, lebih lanjut Wabup Rahmat juga berharap kepada semua komponen masyarakat agar benar - benar pahami dimana daerah yang dianggap paling rawan, yakni dengan memahami pemetaan oleh masing-masing wilayah, melakukan persiapan dan pengecekan perlengkapan penanggulangan bencana, serta berkoordinasi dengan semua pihak.
Di akhir kata orang nomor 2 di Pemkab Blitar ini juga minta kewaspadaan masyarakat tetap ditingkatkan kewaspadaannya, para pemangku kepentingan, elemen masyarakat termasuk relawan kompak antisipasi pra dan paska bencana " Melalui apel kesiapsiagaan bencana hari ini, untuk meminimalisir korban manusia dan harta benda kami siap terjun di lokasi kejadian bencana alam,” pungkasnya. (za/mp)















