- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
Global Bond BNI Oversubscribe 6,4 Kali, Bukti Kepercayaan Investor Tinggi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menorehkan prestasi gemilang dalam penerbitan obligasi global senilai US$500 juta atau setara Rp7,9 triliun. Obligasi yang termasuk bagian dari penerbitan Euro Medium Term Note (EMTN) ini mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 6,4 kali saat initial pricing guidance (IPG).
Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengungkapkan, tingginya minat investor terhadap Global Bond BNI mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental dan prospek perseroan.
"Transformasi fundamental yang kami lakukan menarik minat investor untuk membeli Global Bond BNI. Oversubscribe 6,4 kali menunjukkan tingkat kepercayaan investor yang tinggi terhadap perseroan," ungkap Novita dalam Program "Money Talks Power Lunch" di CNBC TV, Selasa (2/4/2024).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
Penerbitan Global Bond ini merupakan bagian dari strategi BNI untuk mendiversifikasi sumber pendanaan dan mendukung langkah strategis perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis, tidak hanya di rupiah tetapi juga valuta asing (valas).
Dia menjelaskan, Global Bond BNI merupakan bagian dari EMTN yang dibentuk pada 6 Mei 2020 dan telah diperbarui pada 22 Maret 2021 dan 26 Maret 2024. Program EMTN ini memungkinkan BNI menerbitkan surat utang secara bertahap dengan jumlah pokok maksimal US$2 miliar.
Perseroan menyelesaikan roadshow pada 26 Maret 2024 dan pricing pada 27 Maret 2024. Bunga obligasi ditetapkan sebesar 5,28% per tahun, menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap BNI.
Lebih lanjut Novita memaparkan, sejak 2020, BNI telah melakukan transformasi yang menghasilkan peningkatan Return on Equity (ROE) dari 2,6% di tahun 2020 menjadi 15,2% di tahun 2023. Hal ini menunjukkan lompatan tinggi dalam profitabilitas perseroan.
"Transformasi fundamental BNI telah meningkatkan ROE dan menurunkan cost of fund. Tingkat kecukupan permodalan BNI juga meningkat yang tergambar dari rasio kecukupan modal inti atau Tier-1 CAR yang naik dari 16% di masa pandemi menjadi 20% saat ini. Hal ini menambah keyakinan investor terhadap fundamental BNI yang kuat," jelas Novita.
Novita menambahkan, saat ini sumber likuiditas BNI tidak hanya dari penerbitan surat berharga, namun utamanya berasal dari penghimpunan DPK. Adapun porsi wholesale funding, termasuk didalamnya penerbitan surat berharga, dalam 3 tahun terakhir hanya sebesar 8%-9% dari total liabilitas.
Dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi ini nantinya akan disalurkan untuk pembiayaan dengan tingkat margin yang menarik, sehingga berdampak positif pada profitabilitas perusahaan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek)

.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)


.jpg)




