Breaking News
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
Gelar Apel Kebangsaan Satu Indonesia Ini Harapan Ketua GP Ansor Hermawan

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar, - Kali pertama digelar sebuah gagasan untuk menyatukan jiwa dan semangat Nasionalisme bertajuk apel Akbar Kebangsaan Satu Indonesia di Bumi Proklamator Bung Karno, Ormas Islam Gerakan Pemuda Ansor sebagai pelopor, bersama Organisasi Kepemudaan (OKP) pada Jum'at siang pukul 14.00 di alun-alun Kantor Kabupaten Blitar berikrar, Organisasi Kepemudaan dan Organisasi semua agama suku dan adat budaya tetap dalam naungan Merah Putih dan dengan landasan Idiologi Pancasila. Hal ini disampaikan Ketua GP Pemuda Ansor Kabupaten Blitar Himawan, yang pada saat itu bertindak sebagai Inspektur Apel Kebangsaan Satu Indonesia yang dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Ketua DPD PDIP Kusnadi, Bupati Blitar, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Forkompinda, Pesan Moeldoko generasi muda harus mewaspadai rongrongan yang akan merusak adat budaya dan mempengaruhi sebuah keyakinan Ideologi Panca Sila, anak - anak muda tidak boleh ragu dengan ideologi bangsa. tidak ada bangsa yang besar tanpa ideologi yang kuat. “Anak muda di sini tidak akan ragu dengan ideologi yang dimiliki. Kalau ada yang menganggu ideologi Pancasila, mari kita gempur sama-sama kita lawan,” tanda Moeldoko yang juga mantan Panglima TNI Dilain sisi Hermawan selaku Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Blitar, Hermawan Kondo mengatakan, tujuan Gerakan Pemuda Ansor bersama seluruh elemen Organisasi Kepemudaan (OKP) se Kabupaten Blitar, meskipun ada perbedaan warna, Seragam dan macam-macam lambang atribut, akan tetapi tetap memiliki sebuah tujuan yang sama sebenarnya satu bendera Merah Putih dan mempertahankan landasan Idiologi Pancasila. “Inilah yang sebenarnya tujuan kita menggelar Apel Kebangsaan Satu Indonesia, kami bersepakat bahwa Pemuda dan pemudi Kabupaten Blitar bisa bersatu dan menjadi contoh daerah lain di Indonesia, Semoga jejak ini bisa diikuti para generasi muda di Nusantara," paparnya Ketua GP Ansor juga menegaskan bahwa Apel Kebangsaan ini murni bertujuan generasi muda agar tetap kompak dan bersatu, tidak ada tendensi yang mengarah soal politik dan tetap sejalan dengan tema awal kegiatan, adalah acara Kebangsaan. Selanjutnya Hermawan berharap gelaran pertama Apel Kebangsaan Satu Indonesia menjadi pembuka pintu menyatukan kemajemukan Bangsa Indonesia dan dapat diselenggarakan pada tingkat Provinsi dan tingkat Nasional "Dan yang paling penting bahwa Pemuda NU, tegas sudah sepakat untuk tidak membahas kaum minoritas siapapun yang sepakat dengan Ideologi Pancasila, siapa sepakat dengan Undang Undang Dasar 1945 semua adalah saudara. Maka pada kesempatan Acara Kebangsaan Satu Indonesia tersebut, peserta bermacam-macam agama, ada Hindu, Budha, Islam, Kristen dan ada dari Kebudayaan. “Perlu di ketahui banyak pemuka agama dari berbagai agama tidak kami undang, tetapi karena panggilan jiwa, panggilan hati mereka datang dan berkumpul di Alun-alun pendopo Kanigoro ini dalan rangka Apel Akbar Kebangsaan Satu Indonesia,” Tutup Hermawan.(za/mp)

















