- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
FKS Kalibata: Barang Siapa Yang Menghormati Orang Karena Kekayaannya Sungguh Dia Sudah Hilang 2/3 Agamanya

Keterangan Gambar : Ust Muchlis As'ad, S.Ag
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta - Kyai Muchlis As'ad Guru Tetap di Forum Kajian Subuh Kalibata mengatakan, Barang siapa yang taat kepada orang kaya, sungguh dia (orang tersebut) sudah hilang 2/3 Agamanya. Hal tersebut disampaikan oleh Guru Muchlis dihadapan warga Kalibata yang mengikuti kegiatan rutin bulanan bertempat di Masjid Attaqwa yang berada dilingkungan komplek Pomad, Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan. Ahad, 28/09/25
Menurut Guru Muchlis dalam Nashaihul 'Ibad karangan Syekh Nawawi al-Bantani menyampaikan kenapa orang tersebut 2/3 hilang agamanya, karena dia tunduk dan taat kepada kekayaan, bahwa peraturan dalam agama (syariah) menghormati manusia bukan karena sisi kekayaannya tapi karena kesalehannya (banyak ilmu agamanya).
"Harus ada pada diri seorang muslim dalam pencapaian tiga perkara dalam hatinya serta digaungkan terus pada dirinya, tidak boleh lepas dalam semua aspek kehidupan untuk mencapai mukmin sejati, yaitu menjalankan syariat, menghindari larangan dan selalu ridha atas segala sesuatu" pungkasnya
Baca Lainnya :
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Serahkan Persub RTRW kepada Gubernur Sulawesi Utara, Menteri Nusron Minta RTRW Provinsi Jadi Acuan Penyusunan RTRW Kabupaten/Kota
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- MI Al-Furqon Menggelar Kegiatan Tarhib Ramadhan Tahun 1447 H
- Tarhib RamadhanTPA Arrahman Kalibata, Pawai Bareng Orangtua Santri
Forum Kajian Subuh Kelurahan Kalibata merupakan ajang silaturrahmi antar warga, RT, RW, FKDM, LMK, pengurus Masjid dan Mushola Se-Kelurahan Kalibata. Di Forum inilah informasi penting di sampaikan oleh pihak Kelurahan Kalibata. Guru tetap Kyai Muchlis As'ad yang membacakan kitab Nashaihul 'Ibad karya Syech Nawawi al-Bantani.



.jpg)












