Dugaan Kasus Korupsi Dana Bansos Rp2,85 Triliun, PSI Dorong KPK, Polri dan Kejaksaan Usut Tuntas

By Achmad Sholeh(Alek) 16 Jan 2023, 17:13:58 WIB Nasional
Dugaan Kasus Korupsi Dana Bansos Rp2,85 Triliun, PSI Dorong KPK, Polri dan Kejaksaan Usut Tuntas

Keterangan Gambar : Juru bicara PSI, Dede Prayudi


Megapolitanpos.com, Jakarta- Partai Solidaritas Indonesia(PSI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian dan Kejaksaan segera mengungkap kasus dugaan korupsi bantuan sosial(Bansos) di DKI Jakarta pada 2020, yang mencapai Rp 2,85 triliun.

Juru bicara PSI, Dede Prayudi mengatakan dugaan kasus korupsi bansos tersebut berawal dari audit forensik dan menurutnya sangat kredibel. Kemudian hasil dari audit forensik tersebut diunggah ke media sosial oleh seorang netizen.

" Dugaan berawal dari audit forensik dan sangat kredibel sekali dan hasilnya ada dugaan korupsi Rp2,85Triliun, lalu setelah menjadi viral akhirnya merebak kemana mana," kata Dede di DPP PSI diJakarta,Senin(16/01/1023).

Baca Lainnya :

Maka lanjut Dede PSI mempunyai 3 sikap terkait dugaan kasus korupsi dana bansos tersebut:

Pertama, Kami mendesak para penegak hukum baik itu KPK, Polri maupun Kejaksaan untuk segera secara proaktif menegakkan hukum.

Yang kedua, Kami sudah menginstruksikan fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta untuk segera melakukan pengusutan melalui jalur parlemen.

Yang ketiga, PSI bersama para keluarga miskin di DKI bersolidaritas bersama,yang menurut kami merekalah yang menjadi korban, karena bantuan Bansos ini seyogyanya adalah alat pemenuhan kebutuhan primer mereka dikala krisis, dan itu masih dikorupsi juga.

" Bersama mereka kami mendorong agar dilakukannya pengusutan melalui jalur hukum," tegas Dede.

Lebih jauh Dede mengatakan PSI belum menanyakan kepada PJ Gubernur Heru Budi, karena saat di 2022 belum menjabat PJ gubernur DKI.

" kalau ditanya PJ gubernur saat itu beliau belum menjabat, dan saya rasa beliau perlu mempelajari dulu, cuma yang pasti ini bukan diranah mereka lagi karena kita bicara hukum.dan itu diranahnya KPK, Polri dan kejaksaan," imbuhnya.

Sebelumya bansos berupa beras yang terbagi dalam kantong 5 kilogram itu disebut masuk dalam anggaran pembelian sembako senilai Rp 3,65 triliun pada 2020. Sembako tersebut disalurkan melalui Perumda Pasar Jaya, PT Food Station, dan PT Trimedia Imaji Rekso Abadi. Porsi terbesar anggaran ini diberikan kepada Perumda Pasar Jaya senilai Rp 2,85 triliun.

PSI mengutuk dugaan korupsi dana bansos yang dinilai sebagai perbuatan sangat keji di luar batas kemanusiaan. Pada tahun 2020, kata dia, banyak warga Jakarta kehilangan pekerjaan akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk mencegah penyebaran Covid-19.(AS)




  • Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu Baru, Ini Rekam Jejaknya

    🕔17:32:05, 14 Sep 2026
  • Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031

    🕔14:53:16, 31 Agu 2026
  • DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026

    🕔15:51:15, 28 Agu 2026
  • BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026

    🕔19:42:00, 27 Agu 2026
  • EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia

    🕔16:05:58, 12 Agu 2026