- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Papan Proyek Jalan Sumberjaya Disorot, PUTR : Bukan Proyek Kami
- Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Agung Sinergikan Layanan Kesehatan Inklusif.
Dugaan Kasus Korupsi Dana Bansos Rp2,85 Triliun, PSI Dorong KPK, Polri dan Kejaksaan Usut Tuntas

Keterangan Gambar : Juru bicara PSI, Dede Prayudi
Megapolitanpos.com, Jakarta- Partai Solidaritas Indonesia(PSI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian dan Kejaksaan segera mengungkap kasus dugaan korupsi bantuan sosial(Bansos) di DKI Jakarta pada 2020, yang mencapai Rp 2,85 triliun.
Juru bicara PSI, Dede Prayudi mengatakan dugaan kasus korupsi bansos tersebut berawal dari audit forensik dan menurutnya sangat kredibel. Kemudian hasil dari audit forensik tersebut diunggah ke media sosial oleh seorang netizen.
" Dugaan berawal dari audit forensik dan sangat kredibel sekali dan hasilnya ada dugaan korupsi Rp2,85Triliun, lalu setelah menjadi viral akhirnya merebak kemana mana," kata Dede di DPP PSI diJakarta,Senin(16/01/1023).
Baca Lainnya :
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Diduga Gegara Kekerasan Psikis dan Fitnah Oknum Guru SMP Negeri Blitar Dilaporkan ke Polres Blitar.
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
- Jalin Silaturahmi Antara Legislatif dan Pemerintah, Politisi PKB Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT Ke-81 RI
Maka lanjut Dede PSI mempunyai 3 sikap terkait dugaan kasus korupsi dana bansos tersebut:
Pertama, Kami mendesak para penegak hukum baik itu KPK, Polri maupun Kejaksaan untuk segera secara proaktif menegakkan hukum.
Yang kedua, Kami sudah menginstruksikan fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta untuk segera melakukan pengusutan melalui jalur parlemen.
Yang ketiga, PSI bersama para keluarga miskin di DKI bersolidaritas bersama,yang menurut kami merekalah yang menjadi korban, karena bantuan Bansos ini seyogyanya adalah alat pemenuhan kebutuhan primer mereka dikala krisis, dan itu masih dikorupsi juga.
" Bersama mereka kami mendorong agar dilakukannya pengusutan melalui jalur hukum," tegas Dede.
Lebih jauh Dede mengatakan PSI belum menanyakan kepada PJ Gubernur Heru Budi, karena saat di 2022 belum menjabat PJ gubernur DKI.
" kalau ditanya PJ gubernur saat itu beliau belum menjabat, dan saya rasa beliau perlu mempelajari dulu, cuma yang pasti ini bukan diranah mereka lagi karena kita bicara hukum.dan itu diranahnya KPK, Polri dan kejaksaan," imbuhnya.
Sebelumya bansos berupa beras yang terbagi dalam kantong 5 kilogram itu disebut masuk dalam anggaran pembelian sembako senilai Rp 3,65 triliun pada 2020. Sembako tersebut disalurkan melalui Perumda Pasar Jaya, PT Food Station, dan PT Trimedia Imaji Rekso Abadi. Porsi terbesar anggaran ini diberikan kepada Perumda Pasar Jaya senilai Rp 2,85 triliun.
PSI mengutuk dugaan korupsi dana bansos yang dinilai sebagai perbuatan sangat keji di luar batas kemanusiaan. Pada tahun 2020, kata dia, banyak warga Jakarta kehilangan pekerjaan akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk mencegah penyebaran Covid-19.(AS)


.jpg)
.jpg)












