- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua Umum Generasi Muda Mathla’ul Anwar, H. Ahmad Nawawi, S.Si., M.M., M.Si., resmi maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) periode 2026–2031.
MEGAPOLITANPOS.COM, Pandeglang – Ketua Umum Generasi Muda Mathla’ul Anwar, H. Ahmad Nawawi, S.Si., M.M., M.Si., resmi maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) periode 2026–2031.
Ahmad Nawawi mendaftarkan diri pada Jumat (10/4) pukul 20.51 WIB kepada panitia pelaksana Muktamar Nasional Mathla’ul Anwar XXI yang digelar di Kampus 2 Universitas Mathla’ul Anwar. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar strategis untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, progresif, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Sebagai kader yang tumbuh dalam lingkungan Mathla’ul Anwar, Nawawi dinilai mampu merepresentasikan kesinambungan antara tradisi dan pembaruan.
Baca Lainnya :
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- Kantor BPN Pandeglang Selenggarakan Ngobrol Pintar
- BPN Kabupaten Pandeglang Buka Halo SobATRBPN
- Drs. Anhar Achmad,SH.,MH.,MM Caleg DPR RI Akan Membangun Lumbung Pangan di Kabupaten Pandeglang dan Lebak Banten
Pengalamannya memimpin Generasi Muda Mathla’ul Anwar selama dua periode membentuk gaya kepemimpinan yang inklusif, kolaboratif, serta responsif terhadap tantangan zaman.
Dalam pernyataannya, Nawawi menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan panggilan untuk berkhidmat lebih luas kepada umat.
“Mathla’ul Anwar adalah rumah besar bersama. Sudah saatnya warga MA memperkuat sinergi lintas generasi untuk menjawab tantangan masa depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara pengalaman generasi senior dengan energi generasi muda. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan merangkul kedua kekuatan tersebut secara harmonis.
“Prinsipnya merawat tradisi lama yang baik dan berinovasi memperbaiki yang perlu diperbaiki,” tambahnya.
Dalam visi kepemimpinannya, Nawawi berkomitmen menjadikan generasi senior sebagai sumber nilai dan kebijaksanaan, sementara generasi muda didorong menjadi motor inovasi dan transformasi organisasi.
Pendekatan ini diyakini mampu memperkuat kohesi internal organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas Mathla’ul Anwar dalam menjawab berbagai isu strategis, mulai dari penguatan pendidikan berbasis nilai Islam, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pengembangan dakwah di era digital.
Selain itu, Nawawi juga menyoroti pentingnya modernisasi tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. Ia menilai organisasi keagamaan ke depan harus tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga profesional dalam manajemen.
“Digitalisasi, penguatan jaringan, serta kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci dalam meningkatkan peran Mathla’ul Anwar di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.
Dukungan terhadap pencalonan Nawawi mulai mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Prof. Dr. Fajri Ismail, M.Pd.I yang menilai Nawawi sebagai figur yang mampu menjembatani generasi senior dan muda dalam organisasi.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman organisasi yang matang, Nawawi dinilai memiliki kapasitas untuk membawa Mathla’ul Anwar menjadi organisasi yang lebih progresif tanpa kehilangan jati diri.
Pencalonan ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran generasi muda dalam struktur kepemimpinan organisasi, sekaligus memperkuat kontribusi Mathla’ul Anwar bagi umat, bangsa, dan negara.
Menutup pernyataannya, Nawawi mengajak seluruh elemen organisasi untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong.
“Ini bukan tentang saya, tetapi tentang kita semua. Tentang bagaimana Mathla’ul Anwar dapat terus menjadi cahaya bagi umat dan Indonesia,” pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)







.jpg)




